Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kewirausahaan bagi Kelompok Usaha Dasawisma Alpukat 2 Wirobrajan melalui Teknik Pengemasan dan Foto Produk Ayuningtyas, Fitri Juniwati; Rahayu, Nur Puji
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v7i2.17390

Abstract

Berwirausaha merupakan salah satu cara seseorang dalam mempertahankan hidupnya. Konsep berwirausaha bisa berupa reseller yaitu menjual kembali produk yang dihasilkan oleh penjual lain atau penjual membuat produk sendiri kemudian menjualnya.   Dasawisma Alpukat 2 sebagai bagian dari organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang beranggotakan 10 – 20 kepala keluarga (KK) yang berlokasi di wilayah Wirobrajan. Terbentuknya dasawisma ini diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup ibu rumah tangga serta kualitas kesehatan dan ekonomi melalui pengembangan kewirausahaan untuk usaha ekonomi produktif. Namun terdapat kendala dan hambatan dalam mewujudkan usaha ekonomi produktif diantaranya belum memiliki brand usaha, produk yang dimiliki masih cukup sederhana yang mana belum menggunakan kemasan yang baik, belum terlalu memahami strategi pemasaran secara digital dengan memanfaatkan foto produk, kemasan, dan brand usaha. Tim pengabdian masyarakat berinisiasi untuk menyelenggarakan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan cara mengemas produk yang tepat, menarik serta higienis, serta pelatihan foto produk dengan menggunakan smartphone guna memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha Dasawisma Alpukat 2. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktek. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengemas produk khususnya makanan dan mitra juga lebih terampil dalam melakukan foto produk dengan smartphone.Kata Kunci: Ekonomi Produktif, Brand, Pemasaran Digital 
Analisis Pengaruh Kesenjangan Infrastruktur Terhadap Perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia Fatimah, Atika; Rahayu, Nur Puji
Convergence: The Journal of Economic Development Vol.6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/convergencejep.v6i1.33160

Abstract

Special Economic Zones (SEZ) is an area with certain limitations that has geoeconomic and geostrategic advantages. The regions that are incorporated into SEZ are given special facilities and incentives as an investment attraction so that many companies are involved in it. These special facilities and incentives include tax allowance, tax holiday, exemption from customs duties and taxes, facilitation of goods traffic and others. However, not all SEZ work. There are SEZ's in trouble so there's one SEZ that needs to be revoked and warned. This indicates that the SEZ does not have a comprehensive preparation especially infrastructure so that investors are not interested in investing. The aim of this study is to analyse the impact of infrastructure gaps represented by basic infrastructure, connectivity and fiscal stimulus on the development of the Special Economic Zone in Indonesia. The research method is panel data regression with cross section data amounting to 19 SEZ and time series over 7 years. The results of the research showed that the basic infrastructure consisting of electricity, clean water and long roads did not have a significant impact on the development of the Special Economic Zones (SEZ) in Indonesia. Meanwhile, connectivity that consisted of access to ports had a significant influence on the growth of the SEZ in Indonesia while access to airports had no significant impact. Keywords :  Infrastructure gaps, Basic Infrastructure, Connectivity, Fiscal Stimulus, SEZ Abstrak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan sebuah kawasan dengan batasan tertentu yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi. Daerah yang tergabung dalam KEK diberikan fasilitas dan insentif khusus sebagai daya tarik investasi agar banyak perusahaan yang terlibat didalamnya. Fasilitas dan insentif khusus tersebut antara lain tax allowance, tax holiday, pembebasan bea masuk dan cukai, kemudahan lalu lintas barang dan lain-lain. Namun demikian, tidak semua KEK berhasil. Terdapat KEK yang mengalami masalah sehingga ada satu KEK yang harus dicabut statusnya dan diperingatkan. Hal ini mengindikasikan bahwa KEK tersebut tidak memiliki kesiapan yang komprehensif terutama infrastruktur sehingga investor tidak tertarik berinvestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kesenjangan infrastruktur yang direpresentasikan oleh infrastruktur dasar, konektivitas dan stimulus fiskal terhadap perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia. Metode penelitian ialah regresi data panel dengan data cross section yang berjumlah 19 KEK dan time series selama 7 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur dasar yang terdiri atas listrik, pemakaian air bersih dan panjang jalan tidak berpengaruh signifikan terhadap perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. Sementara itu, konektivitas yang terdiri atas akses ke pelabuhan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia sedangkan akses ke bandara tidak berpengaruh signifikan. Kemudian stimulus fiskal berpengaruh signifikan terhadap perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. Kata Kunci : Kesenjangan Infrastruktur, Infrastruktur Dasar, Konektivitas, Stimulus Fiskal, KEK