Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effectiveness of Diabetes Mellitus Therapy Artini, Kusumaningtyas Siwi; Jayak P, Kharisma; Hazir, Nur Shukriyah Binti Mohamad; Pahlawaningrum, Intan Malla
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.2806

Abstract

Diabetes mellitus is called the silent killer because this disease can affect all organs of the body and cause various kinds of complaints. Evaluation of the rationality of oral antidiabetic drugs on the effectiveness of therapy for patients with type II diabetes mellitus, RSUD Dr. Moewardi Surakarta concluded that ADO (biguanide + sulfonylurea) combination therapy is a therapy that is often used in patients and is effective in reducing blood glucose levels within 3 months of treatment. The aim of this study is to know the effectiveness of type II diabetes mellitus treatment therapy, both single treatment (oral or insulin) and combination (oral + oral or oral + insulin) which can reduce blood glucose levels in patients in the outpatient installation of RSUD Dr. Moewardi Surakarta in 2023. This research is non-experimental with retrospective data collection looking at patient medical record data. The sample size was calculated using the Slovin formula so that 88 respondents were obtained. Profile of treatment therapy used in type II diabetes mellitus patients undergoing outpatient treatment at RSUD Dr. Moewardi Surakarta has the most combination therapy of long-acting insulin + rapid-acting insulin with a percentage of 36.4%, then the second most is premixed analog insulin monotherapy with a percentage of 10.2%. The results of the paired sample T-test can be stated that from the 1st to the 2nd month there was a significant decrease in blood sugar levels as well as in the 1st to 3rd month, this indicates that antidiabetic drugs, both oral and injectable, are effective for lower blood sugar levels.
ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DI PUSKESMAS NGEMPLAK Maimunah, Ronaa; Jayak P, Kharisma; Ardiyantoro, Bagus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34274

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit kronis menular yang memerlukan pengobatan efektif dan konsisten. Kepatuhan pasien terhadap resep obat antituberkulosis (OAT) sangat penting untuk mencapai kesembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan dan tingkat kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien TB paru. Total sampling digunakan dengan 21 responden di Puskesmas Ngemplak, Boyolali. Kepatuhan diukur dengan kuesioner MMAS-8 dan kualitas hidup dengan kuesioner WHOQOL-BREF. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan SPSS 23. Hasilnya, mayoritas responden adalah laki-laki (52%), berusia 35-50 tahun (33%) dan 51-66 tahun (33%), lama pengobatan 4-6 bulan (43%), dengan pendidikan dasar (38%). Sebagian besar responden bekerja (52%) dan tidak memiliki pendapatan (48%). Kepatuhan minum obat pada pasien umumnya tinggi, dengan kualitas hidup berada pada kategori sedang. Terdapat keterkaitan antara jenis kelamin dengan kepatuhan dalam minum obat (p-value: 0,03) serta kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien (p-value: 0,04), yang mengindikasikan adanya hubungan.  
STRATEGI PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UNS Indahsari, Rosi Nur; Jayak P, Kharisma; S.A, Kusumaningtyas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28469

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) sebagai unit jasa yang menyediakan layanan kesehatan di rumah sakit dituntut untuk dapat menyediakan pelayanan yang berkualitas, cepat, menyenangkan dan memuaskan. Kepuasan pasien menjadi salah satu cara pendekatan yang cukup efektif dalam upaya menjaga mutu pelayanan dirumah sakit. Semakin sempurna kepuasan tersebut, semakin baik pula pelayanan yang diberikan Pengukuran kepuasan pasien secara berkala perlu dilakukan oleh setiap rumah sakit. Karena banyaknya rumah sakit saat ini, meningkatnya arus informasi dan tingkat pendidikan membuat masyarakat semakin kritis dan memilih rumah sakit yang berkualitas. IFRS dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan pasien agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit UNS dengan menggunakan kuesioner terhadap 100 responden. Teknik analisis data dengan metode SERVQUAL (Service Quality) untuk mengetahui kepuasan pasien berdasarkan tiap dimensi SERVQUAL (Service Quality), metode CSI (Customer Satisfaction Index) untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan. Hasil analisis gap menunjukkan bahwa tiap dimensi SERVQUAL (Service Quality) berada pada indeks negatif yang artinya pasien belum puas dengan pelayanan yang diberikan yakni reliability (-0,35), responsiveness (-0,41), empaty (-0,28), tangibles (-0,41), dan assurance (-0,41). Hasil analisis CSI (Customer satisfaction Index) termasuk dalam kategori sangat puas yaitu dengan nilai  sebesar 83,65%.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INSTALASI FARMASI DI RUMAH SAKIT UNS Oktaviani, Rita; Jayak P, Kharisma; Riska P, Bangkit
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting bagi kualitas pelayanan, semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan maka akan semakin naik juga citra jasa pelayanan tersebut dimata konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien Rawat Inap terhadap kualitas pelayanan Instalasi Farmasi di rumah sakit UNS, mengetahui berapa nilai indeks kepuasan dan mengetahui faktor-faktor yang perlu diperbaiki agar kepuasan pasien rawat inap terhadap kualitas pelayanan Instalasi Farmasi Di Rumah Sakit UNS dapat terpenuhi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil analisi uji SERVQUAL yaitu nilai kepuasan secara keseluruhan berada pada indeks nilai negatif, artinya bahwa pasien belum merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan di Instalasi Farmasi Rawat Inap Dirumah Sakit UNS dimana dimensi berwujud -0,38 dimensi kehandalan -0,36 dimensi ketanggapan -0,43 dimensi jaminan -0,45 dimensi empati -0,32. Hasil nilai CSI (Customer Satisfaction Index) secara keseluruhan 5 dimensi pada instalasi farmasi rawat inap di rumah sakit UNS diperoleh nilai CSI sebesar 85,23% dengan kategori sangat puas.