Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI BRAND IMAGE DAN BRAND AMBASSADOR TERHADAP PERMINTAAN PRODUK KECANTIKAN BRAND TAZZI (STUDI KASUS TAZZI GLOW OFFICIAL) DI KABUPATEN PIDIE Ilmi, Rauzatul; Yusnidar, Cut; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
Jurnal Ekobismen Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jeko.v3i2.1354

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Strategi Brand Image dan Brand Ambassador terhadap permintaan produk kecantikan brand Tazzi (Studi Kasus Tazzi Glow Official) di Kabupaten Pidie”. Dimana variabel independen yaitu Brand Image , Brand Ambassador dan permintaan produk sebagai variabel dependennya. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Pidie. Sampel diambil sebanyak 100 orang responden. Analisis ini meliputi Uji Validitas, Uji Reabilitas, Analisis Regresi berganda, Uji asumsi klasik, Uji hipotesis melalui uji F dan Uji t, serta analisis Koefesien Determinasi (R2). Hasil penelitian, diperoleh Y = 4.612+ 0,401 X1 + 0,385 X2. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa dari kedua variabel yang diteliti, ternyata variabel Brand Image (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan sebesar 40,1 % terhadap permintaan produk kecantikan brand Tazzi di Kabupaten Pidie. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel Brand Image (X1) dan Brand Ambassador (X2) terhadap permintaan produk kecantikan brand Tazzi di Kabupaten Pidie dengan indeks korelasi 91,7%, ini berarti hubungan tersebut sangat kuat. Kemudian indeks determinasi masing-masing variabel Brand Image (X1) dan Brand Ambassador (X2) sebesar 84,1%, ini berarti kedua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan produk kecantikan brand Tazzi di Kabupaten Pidie. Kata Kunci : Brand Image, Brand Ambassador, Permintaan Produk
Pertanggungjawaban Hukum Afiliator Shopee terhadap Iklan Produk Yang Merugikan Konsumen Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Ilmi, Rauzatul; J, Jamhir; Fithria, Nurul
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18126243

Abstract

This study analyzes the legal liability of Shopee affiliates in product promotions that have the potential to violate consumer protection based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (UUPK). The method used is empirical juridical with a statutory and empirical approach, through interviews with affiliates and consumers who use the Shopee Affiliate program in Banda Aceh City. The results of the study indicate that affiliates who gain profits from promotional activities can be qualified as business actors as referred to in Article 1 number (3) of the UUPK, so they are required to provide correct, clear, and honest information as regulated in Article 7 letter b of the UUPK. The actions of affiliates who carry out misleading promotions, make false testimonials, or market products without a distribution permit violate Article 8 and Article 9 of the UUPK and can be categorized as unlawful acts based on Article 1365 of the Civil Code. Consumer protection implemented by Shopee through a refund mechanism is considered quite effective at the dispute resolution stage, but is not optimal in preventing violations due to weak supervision of affiliates. Thus, there is a gap between legal norms (das sollen) and field practice (das sein), so that it is necessary to strengthen regulations and preventative supervision of the digital affiliate system.
KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA DALAM INTERAKSI ANTARA GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 2 BANDAR BARU PIDIE JAYA Ilmi, Rauzatul; nuraiza, nuraiza; Rahmi, Hayatun
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Interaksi Antara Guru dan Siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi guru dan siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya?  Adapun Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi guru ke siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam balam penelitian ini berupa bahasa insdonesia yang digunakan dalam interkasi antara guru dan siswa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa yang dominan dalam interaksi antara guru dan siswa mencakup penggunaan bentuk sapaan yang sopan, pemilihan kata yang halus, serta penggunaan strategi kesantunan positif dan negatif. Guru cenderung menggunakan ungkapan yang menghargai siswa, seperti permintaan yang bersifat ajakan dan pemberian pujian. Siswa juga menunjukkan penggunaan bahasa yang sopan dalam merespons guru, meskipun dalam beberapa situasi ditemukan pelanggaran prinsip kesantunan, khususnya dalam penggunaan intonasi atau gaya bicara yang kurang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi guru dan siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya sebagian besar telah mencerminkan prinsip kesantunan berbahasa yang baik. Kata Kunci : Kesantunan Berbahasa, Interaksi, Guru, Siswa, Bahasa Indonesia