Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Konsumsi Energi Motor Induksi 3 Fasa Antara Kontaktor Dan Variable Frequency Drive (Inverter) Pada Mesin Moulding Di PT. Seijin Lestari Furniture Farhan Fuad; Bagus Dwi Cahyono
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan motor induksi listrik dengan kontaktor sebagai pengendalinya dapat menyebabkan arus motor melonjak saat pertama kali dihidupkan. Dalam perkembangan tekonologi , terdapat sebuah Inverter berjenis Variable Frequency Drive (VFD) berfungsi sebagai alat pengatur kecepatan agar mengurangi konsumsi energi listrik motor induksi dengan mengubah prinsip frekuensi inputnya, sehingga dapat memungkinkan Upaya penghematan konsumsi energi listrik. Penggunaan motor induksi yang fungsinya sebagai penggerak mesin sebagai salah satu contoh penggunaan motor listrik yang tidak efisien dan membutuhkan energi yang cukup besar. Penggunaan motor listrik digabungkan dengan kontaktor itulah penyebab adanya lonjakan yang tidak efisian dan memakan daya begitu besar. Namun, lonjakan ini dapat diminimalisir dengan mengubah teknik pengendalinya yang semula menggunakan kontaktor diganti menjadi Inverter VFD. Hasil dari pengujian antara kontaktor dan Inverter itu mendapatkan hasil pengehematan energi listrik. Semula menggunakan kontaktor itu biaya yang dikeluarkan bisa sampai Rp. 7.430.400 /bulan. Namun setelah diganti menjadi Inverter (VFD) penghematan energipun bisa didapatkan. Penghematan energi mencapai Rp. 3.611.250/bulan. Hasil tersebut dapat dijadikan sebuah solusi utama untuk mengurangi lonjakan energi dan pembengkakak biaya operasional pada industri.