Rofik Maftuh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP AHL AL-FATRAH ASH‘ARIYAH DAN SALAFI (Studi Komparasi Penafsiran Shaykh Nawawi Al-Bantani dalam Tafsir Marah Labid dan Shaykh Al-Shinqiti dalam Tafsir Adwa’ al-Bayan) Rofik Maftuh
Bahasa Indonesia Vol 8 No 1 (2022): TASAWUF DAN MEDIA TEKNOLOGI
Publisher : Program Studi Ilmu Tasawuf IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/spiritualis.v8i1.382

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk melihat bagaimana perbandingan antara penafsiran Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitab tafsir Marah Labid sebagai representasi ulama Asy’ariyah di Arab dan penafsiran Syaikh As-Syinqiti sebagai representasi ulama manhaj salafi di Arab. Ditemukan bahwa Syaikh Nawawi al-Bantani mengkasifikasi ahl al-Fatrah menjadi tiga kategori, yaitu kelompok orang yang selamat (su’ada), kelompok orang yang celaka (asqiya) dan yang ketiga dibawah kehendak Allah (tahta al-Masyiiah). Sementara SyaikhAs-Syinqiti begitu kuat dalam mepertahankan argumen bahwa setiap orang yang tidak mendapatkan dakwah rasul (ahl al-fatrah) tidak mendapatkan siksa ataupun sebagai ahli neraka meskipun mati dalam keadaan kafir. Perbedaan keduanya terdapat pada siapa saja yang termasuk golongan selamat di akhirat kelak, Syaikh Nawawi menilainya berdasarkan kategori yang beliau sebutkan, sedangkan As-Syinqiti tanpa membedakan sesama ahl al-fatrah.