Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Fungsi Dan Nilai Moral Dalam Film Dua Garis Biru Karya Ginatri S. Noer (Kajian Sosiologi Sastra) Rahayu, Ade Geby; Musdikawati, Sri; Kurnia, Kurnia
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi dan nilai-nilai moral yang terdapat dalam film Dua Garis Biru. Jenis penelitian menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Data dan sumber data adalah sebuah film dan sumber data berupa rangkaian gambar dari film “Dua Garis Biru”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data yakni menonton, memahami, dan mendaftarkan wacana-wacana yang sudah teridentifikasi dalam film sesuai fokus penelitian lalu menyimpulkan Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam film Dua Garis Biru meliputi nilai moral manusia terhadap diri sendiri, berfungsi untuk mengingatkan manusia untuk melakukan kebaikan demi diri sendiri. Nilai moral manusia terhadap sesama, berfungsi untuk mengingatkan manusia untuk melakukan kebaikan kepada sesama. dan nilai moral manusia terhadap Tuhannya, berfungsi untuk mengingatkan manusia kepada Tuhan dan tetap berbuat kebaikan terhadap sesama.
ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS CERPEN FILOSOFI BARONGKO KARYA CHITRA ROSALYN Hikmah, Nur; Musdikawati, Sri; Irmayani, Naim
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.3016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  (1) Mengetahui kedudukan subjek terhadap penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chitra Rosalyn dan (2) Mengetahui kedudukan penulis tentang penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko oleh Chitra Rosalyn. Cerpen Filosofi Barongko mengisahkan tentang cinta laki-laki bernama Dewa dan Perempuan bernama Eliana, hubungannya  menghilang tanpa kabar saat zaman perkuliahn hingga menjelang 8 tahun berlalu mereka bertemu kembali saat reunian bersama teman-temannya, Dewa dan Eliana saling mengingat hingga Dewa menghubungi Eliana Via chat Whatshap setelah pulang dari Reuni malam itu yang mengakibatkan Eliana terlibat dalam relasi hasrat seksual dalam hubungan diluar kewajaran. Akhirnya Eliana bertarung antara hanyut bersama rasa atau bertumpu pada nalar dan tidak satupun yang dimenangkan diantara keduanya. Kajian ini menganalisis nilai hak-hak perempuan dalam konsentrat Sara Mills dengan melihat pada tempat subjek-objek dan tempat pembaca esai dalam Cerpen Filosofi Barongko. Pemeriksaan semacam ini bersifat subjektif yang mencerahkan. Pemeriksaan ini melibatkan instrumen sebagai studi dokumentasi. Akibat dari penelitian ini adalah adanya posisi subjek-objek dan posisi pembaca esai dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chytra Rosalyn memanfaatkan investigasi Sara Mills.
The Strategic Pedagogical Role of Code-Switching in Enhancing EFL Classroom Interaction: Insights from MAN 1 Polewali Mandar Marliana, Rina; Adriani; Musdikawati, Sri
APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities
Publisher : Lembaga Junal dan Publikasi, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Code-switching is a common linguistic strategy in bilingual or multilingual communities, particularly in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. This study investigates the pedagogical functions of code-switching employed by teachers in EFL classroom interactions at MAN 1 Polewali Mandar. Using a descriptive qualitative methodology, data were collected through classroom observations and semi-structured interviews with an English teacher and two classes. The findings reveal that code-switching serves five key functions: emphasizing important points, clarifying questions, checking vocabulary comprehension, reinforcing requests, and checking understanding. These functions facilitate better communication, foster engagement, and enhance students' learning outcomes. The study highlights the strategic value of code-switching in overcoming linguistic barriers, ensuring inclusivity, and fostering an effective learning environment in multilingual classrooms. Practical implications suggest that teachers should utilize code-switching purposefully to address students' needs while gradually encouraging active use of English.
The Strategic Pedagogical Role of Code-Switching in Enhancing EFL Classroom Interaction: Insights from MAN 1 Polewali Mandar Marliana, Rina; Adriani; Musdikawati, Sri
APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities
Publisher : Lembaga Junal dan Publikasi, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Code-switching is a common linguistic strategy in bilingual or multilingual communities, particularly in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. This study investigates the pedagogical functions of code-switching employed by teachers in EFL classroom interactions at MAN 1 Polewali Mandar. Using a descriptive qualitative methodology, data were collected through classroom observations and semi-structured interviews with an English teacher and two classes. The findings reveal that code-switching serves five key functions: emphasizing important points, clarifying questions, checking vocabulary comprehension, reinforcing requests, and checking understanding. These functions facilitate better communication, foster engagement, and enhance students' learning outcomes. The study highlights the strategic value of code-switching in overcoming linguistic barriers, ensuring inclusivity, and fostering an effective learning environment in multilingual classrooms. Practical implications suggest that teachers should utilize code-switching purposefully to address students' needs while gradually encouraging active use of English.