Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budidaya Ikan Nila pada Saluran Irigasi sebagai Pemberdayaan Masyarakat Desa Purwasari dalam Industri Perikanan Slait, Mercy; Komala, Siffa Anastasya; Malahayati, Mutia; Manurung, Kevin Pinondang Parulian; Nugraha, Dwi; Fedrik, Fedya; Saparilla, Dirgam Dapa Haidar; Nadhira, Mira; Nisrina, Dhiya Fatin; Rahma, Kinanti Dwi; Adiati, Rima Fitria
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.22-27

Abstract

Desa Purwasari berada di daerah Gunung Salak memiliki sumber air yang melimpah dengan potensi perikanan yang besar. Potensi tersebut dikembangkan lebih dalam dengan membuat program budidaya ikan nila bekerja sama dengan berbagai pihak yaitu pemerintah Desa Purwasari, Kelompok Tani “Mekar Sari”, dan masyarakat RW 06 Situ Uncal. Program budidaya ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Purwasari untuk mencapai SDGs guna meningkatkan pendapatan masyarakat, penurunan angka kelaparan, serta kemiskinan. Program budidaya ikan nila terdiri dari pembuatan tiga sekat sebagai kolam budidaya ikan nila di saluran irigasi Situ Uncal, dengan 200 benih ikan nila panjang 10‒15 cm yang disebarkan pada kolam-kolam tersebut, dan pembuatan satu sekat lainnya untuk meninggikan debit serta aliran air di kolam budidaya. Program budidaya ikan nila pada saluran irigasi mendapatkan antusias besar dari masyarakat Desa Purwasari sebagai langkah meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar serta sarana edukasi kepada anak-anak Desa Purwasari pada sektor budidaya perikanan. Kolam-kolam tersebut dikelola oleh beberapa kelompok warga seperti kelompok pemuda RW 06, Kelompok tani “Mekar Sari”, dan kelompok bapak-bapak RW 06. Program budidaya nila ini menjadi langkah pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki Desa Purwasari.
Canine monocytic Ehrlichiosis in Alaskan Malamute dog in GloriaVet Pet Health Solution, Bandung, Indonesia Amani, Aqila Zata; Rahma, Kinanti Dwi; Satyaningtijas, Aryani Sismin; Satriawan, Ivan; Nadelia, Nurul; Widhyari, Sus Derthi
Current Biomedicine Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/currbiomed.4.1.24

Abstract

Background Ehrlichiosis is an infection caused by the bacterium Ehrlichia canis, which attacks monocytes. Ehrlichiosis is characterized by anemia, lethargy, lameness, pancytopenia, hemorrhage, and weight loss. Objective This study aimed to describe the clinical findings and treatment of a dog diagnosed with Ehrlichia canis infection. Case A 5-year-old female Alaskan Malamute dog named Salt was brought to the clinic of GloriaVet Pet Health Solution, Bandung, Indonesia, with lameness and weakness, accompanied by high fever and very pale mucous membranes (pallor). Examination and treatments Dog was examined using a general examination, hematology test, biochemistry test, native smear, and IDExx SNAP© 4dx test kit. The examinations showed a positive result for Ehrlichia canis infection, along with severe pancytopenia, hyperglobulinemia, and thrombocytopenia. Diagnosis heavily relied on serology and clinical manifestation, and further PCR testing was not performed. The treatment consisted of doxycycline 10 mg/kg/day for 28 days, a 0.75% ketamine drip infusion, darbepoetin alfa, and a blood transfusion. Conclusion Dog was infected with chronic ehrlichiosis with several clinical symptoms including severe anemia. Treatment with doxycycline as the treatment of choice for ehrlichiosis infection and a blood transfusion for treating severe anemia showed signs of improvement, but were ultimately ineffective due to the poor prognosis associated with chronic ehrlichiosis and severe pancytopenia.