p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Portal Sipil
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS STATUS MUTU AIR PADA SUNGAI-SUNGAI YANG BERMUARA KE TELUK YOUTEFA Tonapa, Veronika Gina; Manalu, Janviter; Siallagan, Johnson; Walukouw, Auldry F; Warpur, Maklon
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1298

Abstract

Teluk Youtefa di Kota Jayapura mendapat ancaman serius dari pencemaran limbah hasil kegiatan seluruh masyarakat kota yang masuk ke sungai-sungai dan bermuara di teluk tersebut, yaitu: Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi dan Sungai Acai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas apa saja yang ada di sepanjang Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi dan Sungai Acai, serta menganalisis status mutu air pada Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi, Sungai Acai, dan muara Teluk Youtefa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan analisis deskriptif. Kegiatan yang ditemui sepanjang Sungai Hanyaan adalah pemukiman warga, usaha digital printing/percetakan, bengkel, rumah makan, hotel, pencucian mobil-motor, toko dan gudang penyimpanan barang, dan di Sungai Siborogonyi adalah pasar, perumahan BTN Vuria, BTN Kotaraja dan pembukaan lahan untuk dijadikan kebun, serta di Sungai Acai, ada pemukiman penduduk, bengkel mobil-motor, pabrik tahu-tempe, perumahan, sekolah, salon dan pasar. Status mutu air pada hasil pengambilan sampel dari Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi, dan Sungai Acai, ditentukan dengan rumus indeks pencemaran (IP) yang mengacu pada PermenLHK No. 115 Tahun 2003 dan PP No. 22 Tahun 2021. Diperoleh IP pada bagian hulu Sungai Hanyaan sebesar 6,33 (status cemar sedang) dan bagian hilir Sungai Hanyaan sebesar 8,19 (status cemar sedang). IP pada bagian hulu Sungai Siborogonyi sebesar 7,26 (status cemar sedang), bagian hilir Sungai Siborogonyi sebesar 9,56 (status cemar sedang), dan bagian hulu Sungai Acai didapat IP sebesar 7,76 serta hilir Sungai Acai sebesar 9,53 (status cemar sedang). Untuk muara di Teluk Youtefa, diperoleh IP sebesar 8,70 (status cemar sedang).
DAMPAK KEGIATAN ANTROPOGENIK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) YAHIM DAN KURUWAKA TERHADAP KUALITAS PERAIRAN DANAU SENTANI DI DISTRIK SENTANI Adi, Markus Budi; Walukouw, Auldry F; Manalu, Janviter
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1395

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Distrik Sentani berdampak pada peningkatan pemenuhan kebutuhan lahan untuk permukiman dan pertanian serta mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas perairan Danau Sentani karena erosi dan sedimentasi serta karena pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan antropogenik di DAS Yahim dan DAS Kuruwaka dan mengevaluasi keterkaitan kegiatan antropogenik dengan kualitas perairan danau. Data pada penelitian ini diperoleh lewat identifikasi lapangan dan studi literatur. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kegiatan antropogenik di wilayah penelitian dan analisis dengan diagram sebab akibat (Causal Loop Diagrams) untuk menggambarkan keterkaitan kegiatan antropogenik dengan kualitas air danau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan antropogenik di wilayah penelitian terdiri dari: permukiman, perdagangan, jasa/perkantoran, tempat peribadatan, pendidikan, pasar, pertokoan, restoran, warung makan, pedagang kaki lima, fasilitas kesehatan (Puskesmas, klinik), bengkel, penambangan batuan, peternakan skala rumah tangga (ternak babi dan sapi), tempat pembuangan sampah dan industri rumah tangga. Kegiatan antropogenik tersebut memberikan dampak berupa erosi, sedimentasi, limbah padat dan limbah cair sebagai sumber pencemaran air, yang terkait erat dengan kualitas air Danau Sentani.
STRATEGI PENGENDALIAN PENCEMARAN PAKAN DARI BUDIDAYA KERAMBA SECARA BERKELANJUTAN DI DANAU SENTANI DISTRIK SENTANI TIMUR KABUPATEN JAYAPURA Ayomi, Erna Ferderika; Manalu, Janviter; Walukouw, Auldry F; Warpur, Maklon F; Siallagan, Johnson
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1426

Abstract

Banyaknya usaha budidaya ikan keramba jaring apung di Danau Sentani diperkirakan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan akibat adanya peningkatan kandungan nutrisi di perairan yang berasal dari sisa pakan yang tidak dimakan, ekskresi ikan dan kotoran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status mutu air Danau Sentani di Distrik Sentani Timur di mana terdapat banyak keramba jaring apung dan menyusun strategi pengendalian pencemaran akibat adanya aktivitas keramba jaring apung tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif, serta merumuskan strategi pengendalian pencemaran sisa pakan di Danau Sentani dengan analisis SWOT. Status mutu air danau Sentani diukur mengacu pada ketentuan pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pengambilan sampel air dilakukan pada lima lokasi di Distrik Sentani Timur, yaitu: Pantai Khalkote, Nendali, Puay (muara Jaifuri), Tanjung Elmo, dan Cafe Christo. Sedangkan untuk analisis strategi, pengumpulan data dilakukan lewat penyebaran kuesioner dan wawancara kepada beberapa narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Danau Sentani, khususnya di wilayah Distrik Sentani Timur, berada pada kondisi tercemar ringan dengan angka Indeks Pencemaran berkisar antara 3,227 sampai dengan 3,252. Strategi pengendalian pencemaran pakan dari budidaya ikan di keramba jaring apung adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, yaitu: membuat kebijakan pengendalian pencemaran air dengan mengacu pada PP No.22 Tahun 2021, pembinaan dan pendampingan kepada kelompok pembudidaya ikan keramba dalam pengendalian pencemaran air danau, kerjasama para pemangku kepentingan dalam pengendalian pencemaran air Danau Sentani.
POTENSI DAN RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN EKOWISATA BERKELANJUTAN DI KAWASAN DANAU SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA, PROVINSI PAPUA Silitonga, Astina Wati; Walukouw, Auldry F; Manalu, Janviter
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 14 No 1 (2025): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v14i1.1517

Abstract

Danau Sentani merupakan ikon ekosistem penting di Provinsi Papua dan berperan sebagai penunjang aktivitas sosial, ekonomi, serta ekologi bagi masyarakat setempat. Pengembangan ekowisata dapat mendukung upaya konservasi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan bagi komunitas setempat, dengan memperhatikan tiga aspek penting dalam pengelolaannya, yaitu aspek ekologi, ekonomi, dan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan menyusun rencana strategis pengembangan ekowisata berkelanjutan di Danau Sentani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Data diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan, pengumpulan dokumentasi, penyebaran angket, serta pelaksanaan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode SWOT untuk menyusun rencana strategis dalam memajukan ekowisata di kawasan Danau Sentani. Strategi yang paling sesuai untuk diterapkan adalah strategi SO (strengths and opportunities), dengan alasan bahwa sumber daya ekowisata yang tersedia memiliki peluang besar namun belum dioptimalkan sepenuhnya. Masyarakat setempat memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberdayaan karena dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan mereka. Strategi pengembangan ekowisata Danau Sentani, meliputi: a) pengembangan dan penguatan konsep ekowisata untuk pariwisata di Danau Sentani; b) penataan kembali ruang untuk kegiatan ekowisata Danau Sentani; c) mendorong partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai pelaku/pengelola ekowisata; d) mendukung pengembangan unit-unit usaha yang memiliki posisi strategis; e) pengelolaan aktivitas transportasi air atau sampan secara lebih tertata kompak, terkelola dan menarik; f) melakukan promosi yang gencar melalui media sosial yang masif dan pelaksanaan event Festival Danau Sentani.
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI DISTRIK HERAM KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA Saramuke, Dina Mathilda; Rumahorbo, Basa T; Manalu, Janviter; Warpur, Maklon; Walukouw, Auldry F
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 14 No 1 (2025): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v14i1.1519

Abstract

Salah satu masalah lingkungan yang tidak bisa lepas dari kegiatan manusia sehari-hari adalah munculnya sampah. Sampah yang berserakan, menumpuk dan tidak dikelola dengan baik akan berdampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Masalah lingkungan yang sama juga terjadi di Distrik Heram Kota Jayapura yang sebagian wilayahnya merupakan kawasan permukiman. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi: karakteristik sampah, faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah, dan strategi pengelolaan sampah di Distrik Heram Kota Jayapura Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif serta metode SWOT. Data primer diperoleh lewat pengamatan langsung, penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan jenis sampah yang banyak dihasilkan adalah sampah anorganik (60%). Faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah adalah teknis manajemen, teknis operasional, pembiayaan dan peran masyarakat. Strategi pengelolaan sampah bersifat agresif (Growth Oriented Strategy) dimana strategi yang diperlukan adalah strategi pengelolaan sampah berfokus pada strategi SO (Strength Opportunity) yaitu menggunakan kekuatan (Strength) untuk mengambil peluang (Opportunity). Program yang diusulkan adalah: peningkatan sarana prasarana pengangkut sampah, menyediakan lahan untuk pengomposan, pemanfaatan teknologi modern yang ramah lingkungan, dan meningkatkan daur ulang dengan prinsip 3R serta pemilahan sampah dari rumah tangga.