Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikoedukasi Keterampilan Motorik Halus pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Hanani, Media; Harsono, Yudi Tri
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p068

Abstract

Peran orang tua sangat penting dalam mendukung, mendidik, dan memberikan pengasuhan yang sesuai yang juga akan berpengaruh pada setiap proses tumbuh kembang anak. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit orang tua yang masih minim pemahaman akan pentingnya pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya terkait dengan kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut menjadikan kurangnya dukungan orang tua dalam memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus yang nantinya akan dibutuhkan dalam kehidupan anak. Untuk itu Psikoedukasi ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman orang tua dalam menstimulasi kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan berupa penyuluhan terkait pentingnya keterampilan motorik halus serta pemberian video demontrasi kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan guna menstimulasi keterampilan motorik halus. Hasilnya, adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait keterampilan motorik halus setelah diberikan psikoedukasi. Kata kunci— Psikoedukasi, Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, Keterampilan Motorik Halus Abstract The role of parents is very important in supporting, educating, and providing appropriate care, which will also influence every child's growth and development process. However, in reality, quite a few parents still have a minimal understanding of the importance of children's growth and development, especially in relation to fine motor skills in children with special needs. This results in a lack of parental support in providing stimulation to develop fine motor skills that will later be needed in the child's life. For this reason, psychoeducation is carried out to increase parents' understanding of stimulating fine motor skills in children with special needs. The method used is in the form of counseling regarding the importance of fine motor skills as well as providing video demonstrations of activities that can be carried out to stimulate fine motor skills. As a result, there was an increase in parents' understanding regarding fine motor skills after being given psychoeducation. Keywords— Psychoeducation, Parents of Children with Special Needs, Fine Motor Skills
Gambaran Strategi Koping pada Guru Pendamping Khusus Hanani, Media; Harsono, Yudi Tri
Flourishing Journal Vol. 4 No. 9 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i92024p449-469

Abstract

The comparison of the number of shadow teachers to children with special needs is still far from ideal. This causes pressure on shadow teachers because of the increasing number of tasks carried out which has an impact on decreasing performance, so that an appropriate strategy is needed to manage this pressure. Therefore, this study was conducted with the aim of seeing a picture of the coping strategies used by shadow teachers. This study is a qualitative study with a case study approach. The participants in this study were shadow teachers in Pekalongan City. The data collection technique used in this study was a semi-structured in-depth interview. The data analysis method used was thematic data analysis. While the data validity method in this study used participant check data validity. The results of the study found that coping strategies focused on problem solving were more widely used in dealing with stress while solving the source of the problems experienced. Meanwhile, emotional-focused coping strategies were also used side by side with problem-focused coping to help manage negative emotions from the stress experienced to help determine more effective problem-solving actions. AbstrakPerbandingan jumlah guru pendamping khusus dengan anak berkebutuhan khusus masih jauh dari ideal. Hal tersebut menimbulkan tekanan bagi guru pendamping khusus karena semakin banyaknya tugas yang dilakukan hingga berdampak pada menurunnya kinerja, sehingga diperlukan strategi yang sesuai dalam mengelola tekanan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat gambaran strategi koping yang digunakan pada guru pendamping khusus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini merupakan guru pendamping khusus di Kota Pekalongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam semi terstruktur. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah analisis data tematik. Sedangkan metode validitas data dalam penelitian ini menggunakan validitas data cek partisipan. Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa strategi koping berfokus penyelesaian masalah lebih banyak digunakan dalam mengatasi tekanan sekaligus menyelesaikan sumber permasalahan yang dialami. Sementara strategi koping berfokus emosi juga digunakan berdampingan dengan koping berfokus penyelesaian masalah untuk membantu mengelola emosi negatif dari tekanan yang dialami sehingga membantu menentukan tindakan penyelesaian masalah secara lebih efektif.