Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN PERFORMANS SAPI POTONG YANG DIBERI RANSUM KOMERSIAL GRUMI FEED DENGAN SAPI POTONG YANG DIBERI RANSUM FORMULA MATCHING FUND Hanafi, Isniah; Erwanto, Erwanto; Farda, Fitria Tsani; Liman, Liman; Tantalo, Syahrio; Noer, Irmayani; Hasiib, Etha' Aziza
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.052-058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performans sapi potong yang diberi ransum komersial Grumi Feed (P0) dengan sapi potong yang diberi ransum formula Matching Fund (P1). Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022 di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah; Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung; dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari 2 perlakuan, dimana pada masing-masing perlakuan terdapat 10 ulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian ransum komersial Grumi Feed dan ransum formula Mathcing Fund. Peubah yang diamati adalah konsumsi bahan kering, konsumsi protein kasar dan pertambahan bobot tubuh. Data yang diperolehdianalisismenggunakan uji independent T-test dan mannwhitneydengantaraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pada konsumsi bahan kering, konsumsi protein dan pertambahan bobot tubuh sapi potong (P>0,05). Walaupun tidak terdapat perbedaan rata-rata namun hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsumsi bahan kering (BK) dan konsumsi protein kasar (PK) pada P1 lebih tinggi dibandingkan P0 sehingga pertambahan bobot tubuh harian (PBBH) pada P1 juga lebih tinggi daripada P0. Besarnya nilai konsumsi BK, PK, dan PBBH pada P1 berturut-turut yaitu 8,79 kg/ekor/hari; 1,15 kg/ekor/hari; 1,23kg/ekor/hari.
Pelatihan Pembuatan Silase Dari Limbah Pertanian (Daun Singkong) Untuk Pakan Ternak Ruminansia Hanafi, Isniah; Galuh Mailanda Pramudya; Noviany, Galih Windu Permana
ANDAN JEJAMA: Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) ANDAN JEJAMA
Publisher : FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ijceaj.v2i1.43

Abstract

Silase (silage) merupakan salah satu produk pakan ternak yang terdiri dari bahan baku hijauan tanaman dan diproses secara fermentasi anaerob, dimana bertujuan untuk untuk mengatasi kelangkaan pakan pada musim kemarau dan untuk meminimalisir senyawa beracun serta meningkatkan nilai nutrisi daun singkong yaitu dengan cara melakukan pengawetan pada daun singkong tersebut. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan silase (silage), meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan model deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan pakan ruminansia. Selain itu, proses fermentasi pada pembuatan silase dapat mengurangi zat racun secara alami dan membentuk senyawa sederhana untuk mempermudah proses pencernaan oleh ternak ruminansia .