putri, rifania rifania
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pesan Dakwah Visual dalam Poster Kebaikan Keutamaan Bersedekah Laz Albunyan putri, rifania rifania
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.13783

Abstract

Teknologi menjadikan konten dakwah dapat diakses oleh lebih banyak khalayak diberbagai daerah bahkan seluruh dunia. Terlebih meskipun hanya sekedar menentukan lokasi dimana dakwah tersebut akan berlangsung, kini mad’u tidak perlu cemas sebab takut tertinggal, karena kini teknologi menjadikan dakwah sudah dapat diakses secara mudah melalui media online. Namun, meskipun begitu peluang dakwah juga berbanding lurus dengan adanya beragam tantangan dakwah yang hadir diera digital ini jauh lebih sulit untuk dihadapi. Oleh karena itu, da’i harus lebih kreatif dan pintar dalam membaca kondisi masyarakat serta menyesuaikannya dengan konten dakwah yang akan disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi pesan dakwah pada poster ajakan bersedekah Laz Albunyan. Poster dakwah tersebut merupakan konten yang didalamnya terdapat materi atau tulisan mengenai keutamaan dalam bersedekah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang mana menekankan pada proses penyimpulan dan analisis terhadap suatu fenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konten keutamaan bersedekah yang dibuat oleh Laz Albunyan tersebut mengandung sebuah informasi berupa ganjaran yang akan diterima bagi orang yang melakukan sedekah. Dengan sadar juga, makna poster kebaikan ini adalah ajakan kepada orang lain untuk turut melakukan sedekah. Karena didalamnya dijelaskan bahwa orang yang melakukan sedekah akan dijauhkan dari sifat buruk yakni sifat pelit serta akan mendapatkan karunia Allah serta doa dari para malaikat. Adapun hasil dari penelitian ini peneliti masih menyadari akan kekurangan yang ada didalamnya baik berupa informasi ataupun penjelasan yang kurang terperinci. Oleh karena itu peneliti berharap penelitian ini bukan hanya dapat menjadi rujukan melainkan dapat dikembangkan serta diperbaiki hingga menjadi penelitian yang lebih baik lagi kedepannya.
Analisis Pemikiran Al-Ghazali pada Konteks Komunikasi dalam Dakwah: Studi Pustaka putri, rifania rifania
KOMUNIKA Vol 9 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Doing da'wah amar ma'ruf nahi mungkar is a noble thing. Therefore, this da'wah is meaningful in the sight of Allah. In addition, da'wah is also the subject of religion, so it is important to do it. Da'wah amar ma'ruf nahi munkar must be done with full readiness. And in the process, the method used must be really structured, because the purpose of this da'wah is to prevent disobedience and evil, eradicate crime, and invite others to return to the way of Allah. The problem studied in this study focuses on the communication pattern of Imam Al-Ghazali's da'wah which is based on three legal sources, namely the Qur'an, Hadith, and Atsar. The goal is to analyze in depth how the stages that can be used in da'wah amar ma'ruf nahi munkar. This research is a qualitative methodological research using library research and observation. The results of the qualitative research show that the communication pattern of Imam Al-Ghazali's da'wah is explained in the discussion of the ihtisab method. Ihtisab is a method of proselytizing amar ma'ruf nahi munkar in which there are ten themes of stages, namely ta'arruf, ta'rif, prohibition, rebuke, preventing by hand, tahdid & takhwif, preventing with limbs or objects, war. The ten themes must be carried out in a coherent manner so that the results are maximized and do not cause chaos afterward. In writing, the researcher realizes that there are still shortcomings in the solution. Therefore, this research is expected to be a basic reference for a deterrent to evil and can be continuously updated by further researchers. This is so that Imam Al-Ghazali's method of da'wah is not forgotten even though it is consumed by the times. And with the renewal, Imam Al-Ghazali's da'wah method can still be used even though the times have changed.