Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONSEP MAQASID SYARI’AH PERSPEKTIF PEMIKIRAN AL-JUWAINI DAN AL-GHAZALI Rozi , Fahrur; Hamidah, Tutik; Arfan, Abbas
IQTISODINA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.008 KB)

Abstract

Konsep Maqasid Syari’ah sebenarnya telah dimulai dari masa Al-Juwaini yang terkenal dengan Imam Haramain dan oleh Imam al-Ghazali. Lalu kemudian disusun secara sistematis oleh seorang ahli ushul fikih bermazhab Maliki dari Granada (Spanyol), yaitu Imam Al-Shatibi (W. 790 H). Konsep itu ditulis dalam kitabnya yang terkenal, Al-Muwwafaqat Fi Ushul Al-Ahkam, khususnya pada Juz II, yang beliau namakan kitab Al-Maqashid. Menurut al-Syatibi, pada dasarnya Syari’at ditetapkan untuk mewujudkan kemaslahatan hamba (Mashalih Al-‘Ibad), baik di dunia maupun di akhirat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Library Research. Dengan ciri khusus yaitu sebagai dasar untuk mengembangkan pengetahuan; penelitian ini dihadapkan dengan data atau teks yang disajikan, penelitian ini berhadapan langsung dengan sumber yang sudah ada di perpustakaan atau data siap digunakan. Al-Juwaini adalah termasuk ulama’ yang menekankan pentingnya memahami Maqasid Shari’ah dalam memahami hukum Islam. Dia menegaskan bahwa seseorang tidak dikatakan mampu menetapkan hukum Islam sebelum dia memahami secara utuh tujuan Allah mengeluarkan perintah-perintahnya dan larangan-larangannya. Dan Menurut Al-Ghazali, yang dimaksud dengan maslahat adalah upaya memelihara tujuan hukum Islam (Maqasid Shari’ah), yaitu memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta benda. Setiap hal yang dimaksudkan untuk memelihara tujuan hukum Islam yang lima tersebut disebut Maslahat. Kebalikannya, setiap hal yang merusak atau menafikan tujuan hukum Islam yang lima tersebut disebut Mafsadat, yang oleh karena itu upaya menolak dan menghindarkannya disebut Maslahat.
KONTRIBUSI MUI TERHADAP IMPLEMENTASI DAN ELABORASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA Rozi , Fahrur
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fatwa memegang peranan kunci di Indonesia. Mayoritas umat Islam membutuhkan jawaban hukum yang solutif dan kontekstual. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai lembaga yang mengeluarkan fatwa/hukum telah memberikan kontribusi besar dalam pembentukan norma-norma hukum (agama), serta menjadi pemandu dalam mengarahkan kehidupan muslim yang melaksanakan hukum Islam dalam berbagai kegiatan kehidupan sehari-hari. Selanjutnya adalah mencakup metodologi istinbāt dan istidlāl atas fatwa yang akan diproduksi. Pada kajian ini para ulama yang duduk di lembaga MUI membuat tahapan-tahapan; jika hukum dalam Al-Quran dan Al-Sunnah sudah tegas maka fatwa hanya menegaskan apa yang sudah ada dalam dua sumber tersebut. Jika tidak terdapat pada dua sumber tersebut maka dilakukan upaya ijtihād dengan menggunakan pilihan-pilihan Metodologis; ijmā’, qiyās, istihsān, istiṣhāb, maṣālih al-mursalah atau sad al-dirā’ah. Metodologi tersebut digunakan berdasar pada obyek yang akan dikeluarkan hukumnya.
Problem Solving and Decision Making in Educational Context Hadi , Muhammad Zaki Pahrul; Hartono, Rudi; Rozi , Fahrur
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Juni (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v2i4.408

Abstract

Problem-solving and decision-making are crucial competencies in the educational setting, indispensable for tackling the multitude of difficulties that educators and administrators encounter on a daily basis. This paper describes the theoretical foundations and real-world uses of these processes in educational environments. The article emphasises the significance of utilising the IDEAL model (Identify, Define, Explore, Anticipate, and Look Back) proposed by Wehmeyer as a problem-solving framework. Using library research, researchers gather, analyse, and arrange data from journals, books, and past studies on the adoption of management methods in the field of education, especially in problem solving and decision-making. This paper highlights the significant influence of organised problem-solving and strategic decision-making on educational outcomes, emphasising their crucial role in promoting a flexible and flourishing educational environment.
EPISTIMOLOGI AL-QUR’AN PADA TEORI HERMENEUTIKA AYAT ZINA Rozi , Fahrur
IQTISODINA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v5i2.6279

Abstract

Perbuatan zina salah satu dimensi yang senantiasa mewarnai perbuatan manusia dimana perbuatan tersebut masuk dalam kategori akhlak yang tidak terpuji, perbuatan yang sangat buruk dan merupakan dosa besar bagi pelakunya. tulisan ini mencoba menggali lebih jauh teori hermeneutika ayat-ayat zina dengan metode penelitian Kepustakaan (library Research) yaitu penelitian yang metode pengumpulan data-datanya berdasarkan literatur buku-buku karya ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan zina. Hasil dari penelitian bagi pelaku zina yang belum menikah (ghairu muhsan) didera sebanyak seratus kali dan diasingkan selama setahun sedangkan zina bagi pelaku yang telah menikah (muhsan) adalah dirajam hingga wafat.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PRAKTIKUM DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KREATIF MAHASISWA PGSD Free Unita Manurung, Imelda; Rozi , Fahrur; Ratno, Suyit; Nurhairani; Marhamah Telaumbanua, Siti
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.71763

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of the use of digital practicum modules on the creative thinking abilities of primary teacher education students in science learning in Elementary Schools. This study used a quantitative research type with an experimental method in the form of a quasi-experimental design. The quasi-experimental design applied was a nonequivalent control group design. The data collection techniques used were interviews, observations, tests, and documentation. The sample in this study were primary teacher education students who took science learning courses in Elementary Schools, where sampling was carried out by purposive sampling so that classes H and I PGSD 2023 were obtained as experimental and control classes. The instruments used in this study were interview sheets, implementation observation sheets, essay tests and documentation sheets. The data analysis technique used was a statistical test in the form of an Independent Sample T-Test using SPSS 30. The results of this study indicate that the creative thinking abilities using digital practicum modules are higher than the creative thinking abilities of students without using digital practicum modules. The Independent Sample T-Test test showed Sig. (2-tailed) <0.05, i.e., 0.001 <0.05, meaning Ha is accepted and Ho is rejected. The results of this study indicate that there is a significant influence on students' creative thinking skills by using digital practicum modules in science learning in elementary schools.  Keyword: Digital Practicum Module, Science Learning, Creative Thinking Skills  Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul praktikum digital terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen bentuk quasi experimental design. Desain quasi eksperimen yang diterapkan yaitu nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD yang mengambil mata kuliah pembelajaran IPA di Sekolah Dasar, dimana pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga diperoleh kelas H dan I PGSD 2023 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar observasi keterlaksanaan, tes essay dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji statistik berupa uji Independent Sample T-Test dengan menggunakan SPSS 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif menggunakan modul praktikum digital lebih tinggi dibandingkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa tanpa menggunakan modul praktikum digital. Pada uji Independent Sample T-Test menunjukkan Sig. (2-tailed) <0,05 yaitu 0,001 < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada keterampilan berfikir kreatif mahasiswa dengan menggunakan modul praktikum digital pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.  Kata Kunci: Modul Praktikum Digital, Pembelajaran IPA, Keterampilan Berpikir Kreatif