Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Ibu, Ekonomi Dan Gaya Hidup Yang Menyebabkan Bayi Dengan BBLR Di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Datu Beru Takengon Juliana, Nanin
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.74

Abstract

World Health Organization (WHO) mendefinisikan bayi berat lahir rendah (BBLR) sebagai berat bayi lahir kurang dari 2.500 gram. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 2,2%-38% dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang atau sosio-ekonomi rendah. Banyak faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu karakteristik ibu, ekonomi, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu, ekonomi, dan gaya hidup yang menyebabkan bayi dengan BBLR Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case-control. Penelitian dilakukan di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Datu Beru Takengon. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2013. Populasi sebanyak 96 orang terbagi dalam kelompok kasus 48 orang dan kelompok kontrol 48 orang.  Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR di Layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon yaitu paritas, ukuran LILA, jarak kehamilan, ekonomi, sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu umur, gaya hidup merokok gaya hidup minum alkohol. Disarankan kepada Badan Layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon untuk fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak terutama ibu hamil melalui penyuluhan kepada ibu hamil dan keluarga tentang perawatan pada masa kehamilan dan pencegahan BBLR.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK USIA SEKOLAH TENTANG MENCUCI TANGAN DI SDN I IDI RAYEUK Juliana, Nanin; Lindawati, Lindawati
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i1.6120

Abstract

Salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih, sebagai bagian dari ritual keagamaan, ataupun tujuan-tujuan lainnya. Permasalahan yang juga banyak timbul adalah minimnya pengetahuan anak sekolah dasar tentang mencuci tangan karena akses yang terbatas. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan anak usia sekolah tentang kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan. Kegiatan ini dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa universitas nagoya indonesia sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Sekolah Dasar Negeri Idi Rayeuk. Hasil kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta sasaran. Hasil yang didapat yaitu sebelum diberikan pendidikan kesehatan, pengetahuan peserta berada pada kategori cukup sebanyak 71% dan setelah diberikan pendidikan kesehatan berada pada kategori baik sebanyak 49%.