Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eksistensi Pura Taman Sari di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng dalam Konteks Komunikasi Budaya. Despitasari, Ni Wayan Putri
E-Jurnal Medium Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 2 Tahun 2023
Publisher : E-Jurnal Medium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai eksistensi Pura Taman Sari, struktur dari Pura Taman Sari, dan hubungan komunikasi antar umat beragama di Pura Taman Sari Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng (Kajian Komunikasi Budaya Hindu). Jenis penelitian yang dipergunakan adalah dengan penelitian kualitatif, untuk menentukan informan menggunakan metode purposive snowball di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara yang mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa dengan teknik triangulasi. Pura Taman Sari dari sejak berdiri sampai sekarang masih eksis sesuai dengan teori struktural fungsional. Struktur pura mengikuti konsep Tri Mandala, yaitu nista mandala, madya mandala, dan utama mandala. Pura Taman Sari memiliki beberapa fungsi, yaitu: fungsi agama, fungsi religi, fungsi moral, fungsi budaya, dan fungsi sosial. Pura Taman Sari memiliki makna secara teologis, estetika, dan makna kesejahteraan. Untuk prosesi pelaksanaan piodalan dapat dijelaskan bahwa piodalan dilaksanakan setahun sekali yaitu pada Purnama Kalima. Teori komunikasi Lasswell juga banyak diterapkan hampir di setiap kegiatan/interaksi antara jro mangku, panitia, prajuru, dan krama pamaksan pura dengan umat non-Hindu yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial. Dari semua tahapan prosesi piodalan maupun dalam kehidupan sehari-hari di sekitar pura, ditemukan beberapa kegiatan atau interaksi sosial relegius yang sesuai dengan teori komunikasi budaya Hindu, seperti misalnya implementasi teori komunikasi antar kelompok terhadap aktivitas persembahyangan umat beragama Hindu dengan nonHindu yang “khusuk dan hidmat”. Kata kunci: Eksistensi, Struktur dari Pura Taman Sari, dan Komunikasi Budaya Hindu.
Studi Komunikasi Geguritan Dharma Prawerti Dalam Meningkatkan Karakter Pemuda Desa Adat Runuh Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Sumerta, Wayan; Despitasari, Ni Wayan Putri
Prabha Vidya Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Prabha Vidya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geguritan is one of the traditional Balinese literary works which is still alive and well developed. As something of high value, noble which has a very important meaning and meaning for people's lives. Geguritan comes from the word gurit, which means composition, coral, or sadur (Compiler Team, 2009: 251). Geguritan is a form of Traditional Balinese Literature which can be classified into prose form. The process of creating geguritan is not only in the past but the creation of geguritan is still alive and well today with various themes such as heroism and romance. Geguritan contains values that many people use as moral guidance. The research was conducted using qualitative methods, collecting primary data through interviews with purposive sampling techniques. The results showed that Geguritan Dharma Prawertti functions to improve the quality of the yowana in the Runuh Traditional Village community, namely starting to practice diligently, adding insight, changing behavior to be more polite in speech and actions.
Online Learning and Effective Communication During The Pandemic Despitasari, Ni Wayan Putri; Joni, I Dewa Ayu Sugiarica
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i1.4725

Abstract

It has been reported in the literature that students experience a variety of communication difficulties while participating in online learning, both among themselves and with instructors. During this pandemic, as is widely known, extensive research on online learning has been carried out in order to better understand it. Research on communication between lecturers and students, on the other hand, is still extremely scarce. As a result, the purpose of this study is to determine whether effective communication between lecturers and students has occurred in online learning. The quantitative nature of this study is demonstrated by the use of a five-point Likert scale online questionnaire with six closed-ended questions. An analysis of the data collected from 500 student participants representing public and private universities was carried out quantitatively using the descriptive statistics method. When it comes to online learning environments during the COVID-19 pandemic, the findings show that participants have a generally positive experience with them, according to the findings. The fact that their classes are conducted online does not prevent them from maintaining effective communication and interaction with their classmates and lecturers. This demonstrates the efficiency with which online classroom communication can be conducted. The current study's implications and limitations are also discussed.
STRATEGI KOMUNIKASI KADER PEMBANGUNAN MANUSIA (KPM) DALAM MENDUKUNG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN ATAU SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs). Despitasari, Ni Wayan Putri; i Dewa Ayu Sugiarica Joni
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 1 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah salah satu ujung tombak proses manajemen partisipatif pemberdayaan masyarakat pada tingkat Desa/Kelurahan. KPM memiliki beberapa peran dan tanggung jawab, diantaranya KPM bertugas memberikan bantuan teknis dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dengan berkoordinasi dengan Lembaga Kemasyarakatan, Kader Teknis, dan Kelompok Masyarakat. Di Kecamatan Baturiti, salah satu tugas utama KPM adalah memonitor dan memfasilitasi konvergensi penanganan stunting yang saat ini menjadi salah satu fokus Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs berperan penting sebagai kerangka kerja untuk mengatasi tantangan global, seperti kemiskinan, kelaparan, kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, dan perlindungan lingkungan. Literatur ini juga mencakup analisis implementasi SDGs di tingkat lokal dan peran masyarakat dalam mencapainya. Salah satu faktor keberhasilan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah peran KPM. Oleh karena itu KPM harus memiliki kompetensi yang unggul, salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh KPM adalah memiliki kemapuan komunikasi yang strategis. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas tentang Bagaimana strategi komunikasi KPM dalam pengimplementasian program-program yang ada Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.