Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menafsir Arah Pendidikan Multikultural: Sebuah Pendekatan Teori Belajar Konstruktivistik dalam Perspektif Pendidikan di Indonesia Mubarok, Fakhri; Kustini, Titin; Masitoh, Siti; Patras, Yuyun Elizabeth; Wulandari, Dian
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p37

Abstract

Abstract.  This article aims to understand the significance of multicultural education studies and to what extent its application is in the educational perspective in Indonesia. The method used in making this article is a literature study or library research by taking relevant reference sources and interpreting them in our own language. Multicultural education uses the constructivism learning theory approach, which has features relevant to multicultural education activities that are active, adaptive, and contextual. In general, it can be concluded that with the broad scope of areas and diversity in Indonesia compared to other countries, multicultural education studies are very important to continue and be studied. On the other hand, multicultural education needs to be continuously implemented integrally in the national curriculum, providing space for each region to apply it more contextually according to its conditions. Indonesia is believed to have adapted to multicultural education for a long time. Although the curriculum often changes, the uniqueness of the Indonesian curriculum, which always carries the character and values of the nation's cultural heritage, is evidence of continuous implementation.Keywords: Multikultural Education, Constructivism, Education in Indonesia Abstrak. Artikel ini dibuat dengan tujuan memahami seberapa penting kajian pendidikan multikultural dan sejauh mana penerapannya dalam perspektif pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah kajian literatur atau penelitian pustaka dengan mengambil sumber-sumber referensi yang relevan dan ditafsirkan dengan bahasa sendiri. Pendidikan multikultural menggunakan pendekatan teori belajar konstruktivisme yang memiliki ciri yang relevan dengan aktivitas pendidikan multikultural yang aktif, adaptif, dan kontekstual. Secara umum dapat disimpulkan bahwa dengan luasnya lingkup wilayah dan keberagaman di Indonesia dibanding negara lain, maka kajian pendidikan multikultural menjadi sangat penting untuk terus dilakukan dan dipelajari. Disisi yang lain pendidikan multikultural perlu terus diimplementasikan secara integral dalam kurikulum nasional, dengan memberi ruang bagi masing-masing daerah untuk menerapkannya secara lebih kontekstual sesuai kondisi daerahnya. Indonesia sendiri diyakini telah mengadaptasi pendidikan multikultural sejak lama. Meskipun kurikulum kerap kali berganti, namun kekhasan kurikulum Indonesia yang selalu mengusung karakter dan nilai luhur budaya bangsa menjadi bukti implementasi yang berkelanjutan.Kata kunci: Pendidikan Multikultural, Konstruktivisme, Pendidikan di Indonesia
Menafsir Arah Pendidikan Multikultural: Sebuah Pendekatan Teori Belajar Konstruktivistik dalam Perspektif Pendidikan di Indonesia Mubarok, Fakhri; Kustini, Titin; Masitoh, Siti; Patras, Yuyun Elizabeth; Wulandari, Dian
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p37

Abstract

Abstract.  This article aims to understand the significance of multicultural education studies and to what extent its application is in the educational perspective in Indonesia. The method used in making this article is a literature study or library research by taking relevant reference sources and interpreting them in our own language. Multicultural education uses the constructivism learning theory approach, which has features relevant to multicultural education activities that are active, adaptive, and contextual. In general, it can be concluded that with the broad scope of areas and diversity in Indonesia compared to other countries, multicultural education studies are very important to continue and be studied. On the other hand, multicultural education needs to be continuously implemented integrally in the national curriculum, providing space for each region to apply it more contextually according to its conditions. Indonesia is believed to have adapted to multicultural education for a long time. Although the curriculum often changes, the uniqueness of the Indonesian curriculum, which always carries the character and values of the nation's cultural heritage, is evidence of continuous implementation.Keywords: Multikultural Education, Constructivism, Education in Indonesia Abstrak. Artikel ini dibuat dengan tujuan memahami seberapa penting kajian pendidikan multikultural dan sejauh mana penerapannya dalam perspektif pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah kajian literatur atau penelitian pustaka dengan mengambil sumber-sumber referensi yang relevan dan ditafsirkan dengan bahasa sendiri. Pendidikan multikultural menggunakan pendekatan teori belajar konstruktivisme yang memiliki ciri yang relevan dengan aktivitas pendidikan multikultural yang aktif, adaptif, dan kontekstual. Secara umum dapat disimpulkan bahwa dengan luasnya lingkup wilayah dan keberagaman di Indonesia dibanding negara lain, maka kajian pendidikan multikultural menjadi sangat penting untuk terus dilakukan dan dipelajari. Disisi yang lain pendidikan multikultural perlu terus diimplementasikan secara integral dalam kurikulum nasional, dengan memberi ruang bagi masing-masing daerah untuk menerapkannya secara lebih kontekstual sesuai kondisi daerahnya. Indonesia sendiri diyakini telah mengadaptasi pendidikan multikultural sejak lama. Meskipun kurikulum kerap kali berganti, namun kekhasan kurikulum Indonesia yang selalu mengusung karakter dan nilai luhur budaya bangsa menjadi bukti implementasi yang berkelanjutan.Kata kunci: Pendidikan Multikultural, Konstruktivisme, Pendidikan di Indonesia
Harnessing the Power of Digital Collaboration: The Mediating Role of Knowledge Sharing in Enhancing Innovative Work Behaviour Wulandari, Dian; Mubarok, Fakhri; Novita, Lina
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i1.10729

Abstract

This study investigates the impact of Information and Communication Technology (ICT) utilization and digital collective synergy on the Innovative Work Behavior (IWB) of teachers in Islamic elementary schools (SDI). The study aims to fill the gap in understanding how knowledge sharing mediates the relationship between ICT utilization, digital collective synergy, and IWB. A quantitative approach was employed, using a structured survey distributed to 144 teachers selected through multistage cluster sampling. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to test the hypothesized relationships. The findings reveal that ICT utilization and knowledge sharing significantly contribute to enhancing IWB, while digital collective synergy does not have a direct impact. However, knowledge sharing proved to be a key mediator between ICT utilization and IWB. These results suggest that fostering a collaborative environment and encouraging knowledge sharing among teachers can enhance their innovative capabilities. The implications of this study highlight the importance of integrating ICT and knowledge-sharing initiatives in teacher development programs. This research contributes to the understanding of how technology and collaboration influence innovation in education, offering insights for policymakers and educational leaders to create more effective learning environments.