Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KONFLIK PARA TOKOH DALAM NASKAH DRAMA TOLONG! KARYA PUTU WIJAYA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Addina, Qinthara Muftie; Barokah, Ade Lutfiana; Hamzah, Ghafariza Aqifa; Sani, Wildan Nurul
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p111-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek surealisme dan psikologi sastra pembentuk identitas tokoh pada naskah tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Hubungan antara surealisme dalam naskah Tolong! yang berasal dari ketidakpercayaan pada kenyataan yang terjadi, lalu alam bawah sadar mengubah fokus pada hal tak realis. Pada dasarnya surealisme menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud untuk menyampaikan maksud dan mengeksplorasi alam bawah sadar, yakni alam sadar manusia sebagai sebuah ekspresi dari keinginan manusia tersebut. Struktur Mekanisme pertahanan dan konflik menjadi aspek pembangun dalam menganalisis aspek psikologi dari tokoh-tokoh dalam naskah Tolong! tersebut. Gambaran konflik yang dihadapi Isah sangat bertubi-tubi saat ia hidup kembali. Tak sadar dunia yang sebelumnya ia miliki dihempas begitu saja setelah kematian sebelumnya.
ANALISIS SEMANTIK MAKNA LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL DALAM PUISI "DAN KEMATIAN MAKIN AKRAB" KARYA SUBAGIO SASTROWARDOYO Sani, Wildan Nurul
JURNAL SELAKSA MAKNA Vol. 1 No. 3 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG, FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/selaksamakna.v1i3.988

Abstract

This study does a full semantic analysis of the lexical and grammatical meanings in Subagio Sastrowardoyo's famous poem "Dan Kematian Makin Akrab." Using a method that combines descriptive linguistics and literary hermeneutics, the study carefully looks at how the poet's careful word choices create complex philosophical meanings. The analysis shows three main things: first, the strategic use of lexical items goes beyond their literal meanings to represent existential ideas; second, grammatical changes through affixation and syntactic structures create deep metaphorical meanings; and third, the balance between lexical precision and grammatical manipulation creates a unique poetic discourse that connects language and philosophical thought. The framework for the method incorporates qualitative textual analysis supported by theoretical perspectives from dynamic semantics (Cruse, 2000) and creative grammar (Pateda, 2010). This research contributes significantly to the interdisciplinary study of literature and linguistics by demonstrating how microscopic linguistic analysis can illuminate macroscopic philosophical themes in poetic works.   Penelitian ini menyajikan analisis semantik komprehensif terhadap makna leksikal dan gramatikal dalam puisi penting Subagio Sastrowardoyo "Dan Kematian Makin Akrab". Dengan pendekatan integratif yang memadukan linguistik deskriptif dan hermeneutika sastra, kajian ini mengkaji secara mendalam bagaimana pilihan linguistik penyair yang disengaja membangun makna filosofis berlapis. Analisis mengungkap tiga temuan fundamental: pertama, penggunaan strategis unsur leksikal melampaui makna denotatif untuk mewadahi konsep eksistensial; kedua, transformasi gramatikal melalui afiksasi dan struktur sintaksis menghasilkan pemaknaan metaforis yang mendalam; ketiga, interaksi antara presisi leksikal dan manipulasi gramatikal menciptakan wacana puitis unik yang menjembatani bahasa dan kontemplasi metafisik. Kerangka metodologis mencakup analisis teks kualitatif yang didukung perspektif teoretis dari semantik dinamis (Cruse, 2000) dan gramatika kreatif (Pateda, 2010). Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi kajian interdisipliner sastra dan linguistik dengan menunjukkan bagaimana analisis linguistik mikroskopis dapat menerangi tema filosofis makroskopis dalam karya puisi.