Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE ROLE OF BRAND IMAGE AND PERCEIVED RISK ON THE ATTITUDE AND INTENTION TO USE PAYLATER SERVICES IN GENERATION Z. Susilo, Amanda; Dewi, Yuli; Whyte, Frances
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 11 No 1 (2024): JMBI UNSRAT Volume 11 Nomor 1
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v11i1.53136

Abstract

This study investigates the impact of Brand Image and Perceived Risk on Attitude and Intention to Use Paylater services among Generation Z in Indonesia's growing financial technology landscape. Paylater, a widely adopted service, facilitates cashless fulfilment of needs. This study focusing on Generation Z which domicile in Java Island Indonesia. The aim of this study is to elucidate Paylater's significance as an emerging financial solution, providing insights to manage user risks and enhance understanding of consumer decision-making processes. Data from 125 respondents collected via questionnaires and analysed using Partial Least Square (PLS), the study reveals significant associations that the existence of Brand Image has significant impact to attitude and attitude is significant to Intention to use Paylater. This path are the most important variables that has greatest value impact to influence Paylater’s intention to use. However, Brand Image's impact on Intention to use Paylater is insignificant. The existence of Perceived Risk significantly influences Attitude. The result also prove that brand image and perceived value are not directly significant to paylater’s intention to use.
The Mediating Role of Risk Management in the Relationship Between Financial Technology Adoption and Business Growth in Indonesian MSMEs Judijanto, Loso; Dewi, Yuli; Dewi, Arlinta Prasetian; Barus, Imelda; Firdaus, Adhy
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsjee.v3i01.1667

Abstract

This study examines the mediating role of risk management in the relationship between financial technology (fintech) adoption and business growth in Indonesian Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). A quantitative approach was employed with a sample of 125 MSMEs, utilizing a 5-point Likert scale for survey data and Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) for analysis. The results indicate a significant positive relationship between fintech adoption and risk management, as well as between risk management and business growth. Moreover, fintech adoption positively impacts business growth both directly and indirectly through the mediating effect of risk management. The findings highlight the importance of integrating fintech solutions with robust risk management frameworks to foster sustainable growth in MSMEs. Policy implications suggest that MSME owners, fintech providers, and policymakers should focus on enhancing risk management practices to maximize the benefits of fintech adoption.
Pengaruh Efikasi Diri terhadap Kinerja Penjualan: Model Mediasi dari Learning Capability Pakpahan, Iwan; Dewi, Yuli; Sarwoko, Endi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7813

Abstract

Dalam industri otomotif yang kompetitif, kinerja tenaga penjual menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing perusahaan. Efikasi diri berperan penting dalam membentuk kepercayaan diri tenaga penjual untuk mencapai target, sementara kapabilitas belajar memungkinkan mereka untuk terus beradaptasi dan meningkatkan keterampilan dalam menghadapi dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri terhadap kinerja penjualan dengan kapabilitas belajar sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 64 tenaga penjual di Dealer Agung Toyota Kepri. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penjualan, baik secara langsung maupun melalui kapabilitas belajar sebagai mediator. Temuan ini menegaskan bahwa tenaga penjual dengan efikasi diri tinggi cenderung memiliki kinerja lebih baik, terutama jika didukung oleh kapabilitas belajar yang kuat. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti cakupan yang hanya mencakup satu perusahaan otomotif, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan ke sektor lain. Selain itu, penggunaan kuesioner self-reported berpotensi menimbulkan bias subjektif dalam menilai efikasi diri dan kapabilitas belajar. Penelitian ini juga bersifat cross-sectional sehingga tidak menangkap dinamika perubahan jangka panjang. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi manajer dan pemilik bisnis otomotif dalam merancang strategi pelatihan yang efektif untuk meningkatkan efikasi diri dan kapabilitas belajar tenaga penjual, guna mendongkrak kinerja dan daya saing perusahaan.