Tukunang, Tita Delila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA 1 TESALONIKA 4:13-14: PERANAN GEREJA TERHADAP PERKABUNGAN JEMAAT Poli, Christian Rizky; Handaru, Bara Izzat Wiwah; Tukunang, Tita Delila
Voice Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/teologi.v3i2.90

Abstract

Tujuan penelitian adalah menemukan prinsip perkabungan atas kematian menurut teks 1 Tesalonika 4:13-14, menganalisis dinamika jemaat dalam konteks perkabungan, dan menguraikan peran gereja terhadap jemaat yang berkabung akibat kematian. Berdasarkan tujuan penelitian, maka penelitian ini akan menyajikan data berupa deskripsi suatu konsep teori, pertanyaan hipotesis mengenai status subjek penelitian yaitu teks ayat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis peranan gereja terhadap perkabungan jemaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksegese studi Alkitab, software Alkitab dan kajian literatur teologi. Penelitian ini menemukan gereja, sebagai entitas spiritual dan sosial, memegang peran penting dalam mendukung jemaat dalam menghadapi kesedihan atas kematian. Gereja memiliki kapasitas untuk memberikan bimbingan dan dukungan yang diperlukan dalam menghadapi perkabungan. Paulus dalam 1 Tesalonika 4:13-14 memberikan pengajaran mengenai pengharapan akan kebangkitan orang mati di dalam Kristus ketika kedatangan Yesus, sebagai dasar penghiburan atas kematian orang percaya. Tantangan dalam perkabungan dapat menjadikan jemaat kehilangan pengharapan sebagai orang percaya. Penelitian ini diharapkan mampu memandu Gereja dalam memahami serta menanggapi kebutuhan jemaat yang sedang berduka, sehingga dapat memberikan dukungan yang lebih baik sesuai dengan konteks dan kebutuhan mereka.
Konflik Pekerjaan Rumah Tangga Dan Upaya Penyelesaiannya Dalam Perspektif Konseling Kristen (Struggles Over Home Chores) Djun Tjhong, Pan; Tukunang, Tita Delila
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 10, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v10i1.313

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konflik yang muncul akibat pembagian pekerjaan rumah tangga dalam kehidupan keluarga. Berdasarkan berbagai survei, konflik pekerjaan rumah merupakan salah satu penyebab utama pertengkaran pasangan dan berdampak pada kesehatan relasi keluarga. Survei yang dipublikasikan oleh psychnewsdaily.com menunjukkan bahwa 72% pasangan tidak sepakat mengenai pembagian tugas rumah tangga, dengan rata-rata 75 menit per bulan dihabiskan untuk berdebat tentang pekerjaan kebersihan. Sedangkan dari Pew Research Center (2013) memperlihatkan bahwa ibu rata-rata masih menghabiskan lebih banyak waktu dibanding ayah dalam pekerjaan rumah tangga (14,2 jam vs. 8,6 jam per minggu) dan pengasuhan anak (10,7 jam vs. 7,2 jam per minggu). Ketimpangan ini menjadi salah satu faktor penyebab perselisihan dalam rumah tangga. Penelitian ini kemudian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, dengan sumber data dari artikel, survei, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakadilan dalam pembagian pekerjaan rumah dapat menimbulkan stres, kelelahan, dan menurunnya kualitas hubungan. Solusi yang ditawarkan meliputi perencanaan keluarga, keterlibatan seluruh anggota rumah tangga, serta komunikasi yang sehat.