Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keuntungan Usaha Budidaya Ikan Lele Dengan Menggunakan Metode Variable Costing (Studi Kasus Kopontren Musa’adah Sumberejo, Situbondo) Amir, Amir; Badriyah, Aisatul; Afin, Ach.; Muzayyin, Ahmad
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.3579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengusaha ikan lele, yang dimana dalam praktek lapangan menentukan harga jual kebanyakan masih mengikuti harga yang telah ditetapkan di pasar tanpa menghitung berapa biaya yang telah dikeluarkan dalam satu kali panen, akibatnya pendapatan yang diterima tidak sesuai dengan biaya yang telah dikeluarkan. Menghitung biaya dari suatu produk yang dihasilkan merupakan hal yang penting dalam suatu usaha. Perhitungan biaya merupakan hal yang harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan tiap-tiap sumber daya yang digunakan dari setiap kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan barang tersebut karena jika terjadi kesalahan dalam perhitungan biaya produksi, maka akan dapat mempengaruhi keputusan penentuan tarif produk dan tentunya nanti juga akan mempengaruhi keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan.metode yang bisa digunakan untuk menentukan tarif produk adalah metode variable costing. karena metode variabel costing menyajikan data yang bermanfaat untuk pembuatan keputusan jangka pendek yang menyangkut mengenai perubahan volume kegiatan. Variable costing juga bermanfaat untuk penentuan harga jual jangka pendek Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Sedangkan data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan metode analisa yang digunakan menggunakan metode varaiable costing. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa dalam pelaksanaannya, unit usaha budidaya ikan lele hanya menghitung harga impas per kilo. Hasil perhitungan keuntungan (laba) di Unit usaha budidaya ikan lele dengan menggunakan pendekatan metode titik impas diketahui nilai keuntungan atau laba unit budidaya ikan lele ini sebesar Rp.555.000.-. Sedangkan untuk perhitungan keuntungan menggunakan metode variable costing mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 112.000,. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam menentukan harga pokok produksi, sebaiknya unit usaha budidaya ikan lele menggunakan metode variable costing karena metode ini menghitung biaya lebih rinci dan lebih akurat dalam penentuan harga pokok produksi dari pada metode titik impas.
PENGARUH PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 3 DI SDN 1 ALASMALANG KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 2024/2025 Badriyah, Aisatul; Husein, Ach Munawi; Dewi, Ratih Kesuma
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i1.7788

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media pembelajaran Talking Stick berdampak pada hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas III SDN 1 Alasmalang pada tahun akademik 2024/2025. Masalah hasil belajar yang buruk siswa adalah latar belakang penelitian ini. Ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam pembelajaran, gaya ceramah yang dominan, dan kurangnya aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini adalah kuantitatif, dan desain quasi eksperimental menggunakan kelompok kontrol yang tidak sebanding. Studi ini melibatkan semua siswa yang berada di kelas III di SDN 1 Alasmalang, yang berjumlah 34 orang. Selain itu, 17 siswa dari kelas IIIA digunakan sebagai kelas eksperimen, dan 17 siswa dari kelas IIIB digunakan sebagai kelas kontrol. teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data diuji dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi homogen dan normal. Uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,000 (di bawah 0,05). Dengan demikian, penggunaan Talking Stick sebagai media pembelajaran di SDN 1 Alasmalang meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas III. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Talking Stick, Hasil Belajar, IPAS