Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETIDAKNYAMANAN NYERI PUNGGUNG TRIMESTER III: SEBUAH LAPORAN KASUS ASUHAN KEHAMILAN Pratiwi, Muthia Tanti; Juariah
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung dalam kehamilan trimester III adalah ketidaknyamanan fisiologis yang dipengaruhi perubahan struktur tulang punggung dan terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesterone sehingga panggul berotasi ke depan dan mengubah postur tubuh menjadi hiperlordosis. Tujuan asuhan ini adalah melakukan asuhan kebidanan kehamilan trimester III dengan ketidaknyamanan nyeri punggung. Metode laproan kasus digunakan dalam penyusunan laporan akhir yang dokumentasi dalam format SOAP (subjective, objective, analysis and management_, dengan hasil pengkajian yang didapatkan dari data subjektif Ny.I usia 25 tahun, hamil anak kedua dan tidak pernah keguguran, mengeluh nyeri pada punggung karena aktivitas sehari-hari, HPHT 09-06-2002, dari data objektif didapatkan BB sebelum hamil 69 kg dan TB 158 dengan kategori IMT berat berlebih (overweight), punggung tampak hiperlordosis dan tidak ada nyeri tekan. Berdasarkan data subjektif dan objektif, analisa yang dapat ditegakkan adalah Ny. I usia 25 tahun G2P1A0 gravida 36 minggu dengan ketidaknyamanan nyeri punggung. Penatalaksanaan yang diberikan yaitu, melibatkan suami dan keluarga dalam kebutuhan ibu, edukasi body mekanik, endorphin massage, dan yoga hamil. Kesimpulan dari asuhan yang telah diberikan pada Ny. I dengan ketidaknyamanan nyeri punggung Penatalaksanaan yang dilakukan sesuai dengan rencana tindakan, keluhan, dan kebutuhan ibu dengan memperhatikan standar pelayanan dan kewenangan bidan. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, nyeri punggung teratasi pada hari ke-5 dan ibu dapat tidur lebih nyaman. Saran bagi klien dan keluarga adalah melanjutkan asuhan yang telah diberikan pada ibu dengan menjaga kesehatan ibu, memantau pola kegiatan sehari-hari ibu, dan mengenali tanda bahaya pada kehamilan.