Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KANDUNGAN NILAI MORAL PERTUNJUKAN TARI LINDA DALAM RITUAL PINGITAN DI KABUPATEN MUNA Puspitaloka, Wedya; Syahrir, Nurlina
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.62981

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, bertujuan untuk memperoleh data dan informasi akurat tentang kandungan nilai moral pada tari Linda dalam ritual pingitan di Kabupaten Muna. Pengumpulan data digunakan dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan nilai moral pada tari Linda dalam ritual pingitan di Kabupaten Muna yaitu pada tari Linda nilai perilaku/tingkah laku tersimbolkan pada ragam gerak tari Linda itu sendiri. Misalnya pada ragam gerak setangkekulubea dimana penari melakukan gerak dengan mendahuluhkan kaki kanan yang diikuti dengan kaki kiri, dimana artinya hendaklah khususnya gadis Muna mendahuluhkan hal yang positif terlebih dahulu. Pada nilai sopan santun juga tergambarkan pada ragam gerak tari Linda itu sendiri, dimana terdapat ragam gerak dimana penari duduk bersimpuh dan pandangan serta kepada ditundukkan kebawah. Hal ini mengartikan bahwa ketika gadis Muna sedang berbicara kepada yang lebih tua maka ia harus menundukan kepala serta arah pandangnya. Sedangkan pada nilai aturan/pedoman hidup tentang adat istiadat akan masyarakat di Kabupaten Muna tersimbolkan pada saat peserta pingitan yang mana setelah dipingit ia dapat menarikan tari Linda. Karena ketika gadis Muna dapat menarikan tari Linda maka ia dianggap suci dan bersih begitupun sebaliknya ketika gadis Muna yang telah dipingit namun tidak dapat menarikan tari Linda maka ia dianggap tidak suci
Implementation of the Project Based-Learning Model in Dance Learning: A Study of Collaboration of Middle School Students Puspitaloka, Wedya; Nurwahidah, Nurwahidah; Yatim, Heriyati
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 1 (2024): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i1.2717

Abstract

This study aims to measure the level of student collaboration and the effectiveness of the use of the project-based learning (PjBL) model with junior high school students.The study implements the Classroom Action Research method in two cycles, using a qualitative and quantitative approach. Each cycle includes the planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study consisted of 29 students of class VIII.9 and the subject teacher of Arts and Culture (Dance) at public middle school 27 Makassar. The focus of the study is the application of the PjBL model to increase student collaboration in learning arts and culture (dance). Data collection techniques include observation, interviews, field notes, tests, and documentation. Data were analyzed using qualitative and quantitative analysis techniques. The results of the study showed an increase in student collaboration skills during the two learning cycles. In Cycle I, the teacher's activity sheet in teaching using the PjBL model obtained an average score of 66.6 (sufficient category), while in Cycle II it increased to 92 (very good category). Student learning activities also increased, from an average score of 60 (sufficient category) in Cycle I to 85.45 (good category) in Cycle II. The level of student collaboration increased from an average value of 68.62 (sufficient category) in Cycle I to 89.72 (very good category) in Cycle II.