Noviyanti, Wahyuni Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM HARI INI KENAPA NAIRA? PADA KANAL YOUTUBE PRILLY LATUCONSINA Anggraini, Salsabila Putri; Noviyanti, Wahyuni Dwi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i2.13543

Abstract

Bahasa merupakan simbol suara yang digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk komunikasi. Dengan komunikasi juga memudahkan manusia menerima suatu informasi secara lisan ataupun tulis. Sehingga untuk memahami yang disampaikan oleh penutur perlu dilakukannya telaah lebih dalam tentu tuturan-tuturan tersebut. Oleh karena itu,setiap tuturan bahasa dapat ditelaah dengan menggunakan kajian tindak tutur untuk mengetahui yang dimaksud oleh penutur. Penelitian ini menggunakam metode kualitatif deskripsi karena ingin mendeskripsiskan dialog tokoh yang ada pada film “Hari ini kenapa Naira?” yang nantinya akan ditafsirkan sesuai konteks pengguna dalam film tersebut. Sumber data dalam penelitian ini berupa video dengan data berupa tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan catat. Hasil penelitian terdapat jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam dialog tokoh pada film “Hari ini kenapa Naira ?” sebanyak 17 jenis tindak tutur ilokusi. Dan masing masing teridiri dari tindak tutur asertif sebanyak 5, tindak tutur direktif sebanyak 3, tindak tutur komisif sebanyak 4, tindak tutur deklaratif sebanyak 2, tindak tutur ekspresif sebanyak 3. Language is a sound symbol that humans use in everyday life for communication. Communication also makes it easier for humans to receive information verbally or in writing. So, to understand what is conveyed by the speaker, it is necessary to conduct a deeper study of the utterances. Therefore, every language utterance can be studied using speech act studies to find out what the speaker meant. This research uses a qualitative descriptive method because it wants to describe the dialogue of the characters in the film "Why Naira Today?" which will later be interpreted according to the user's context in the film. The data source in this research is video with data in the form of illocutionary speech acts. The data collection technique used is the free, involved, competent listening and note-taking technique. The research results show that there are types of illocutionary speech acts found in the dialogue of the characters in the film "Why Naira today?" as many as 17 types of illocutionary speech acts. And each consists of 5 assertive speech acts, 3 directive speech acts, 4 commissive speech acts, 2 declarative speech acts, and 3 expressive speech acts. 
Analisis Citra Perempuan dalam Novel “Cahaya Mentari Pagi” Karya Maria A. Sardjono Noviyanti, Wahyuni Dwi; Nusivera, Egi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).236-246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui citra perempuan dalam novel Cahaya Mentari Pagi karya Maria A. Sardjono dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penelitian menggunakan analisis isi. Teknik analisis isi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan fokus pada (1) analisis teks sastra novel terpilih, yaitu novel “Cahaya Mentari Pagi” karya Maria A. Sardjono; (2) analisis isi membantu menjelaskan penggambaran perempuan dalam novel karya sastra, isinya berupa pesan yang terletak di dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan novel “Cahaya Mentari Pagi” karya Maria A. Sardjono dengan fokus citra perempuan dan subfokus citra psikologis, citra fisik, dan citra keluarga. Hasil dari penelitian ini ialah ditemukannya citra perempuan dalam novel Cahaya Mentari Pagi karya Maria A. Sardjono terdapat tiga kajian, yaitu citra fisik sebanyak 20 temuan, citra psikologis sebanyak 18 temuan, dan citra sosial sebanyak 12 temuan. Total keseluruhan hasil temuan sebanyak 50 temuan. Citra perempuan yang paling menonjol dalam novel Cahaya Mentari Pagi karya Maria A. Sardjono, yaitu citra fisik.