R. Zufar Fulvian Noor Haq
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kondisi Fisik Atlet Karate Kabupaten Tuban Menghadapi Porprov 2025 Melalui Biomotorik Daya Tahan Kardiovaskuler R. Zufar Fulvian Noor Haq; Noortje Anita Kumaat
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i2.625

Abstract

The martial art of Karate is an expression and human work that is used to protect oneself or defend oneself without using weapons. This research was conducted with the aim of exploring and analyzing the use of physical conditioning programs for Tuban Karate athletes who will face Porprov 2025 through aspects of biomotor endurance. The research participants consisted of 20 athletes, with 10 female athletes and 10 male athletes, who were preparing for Porprov 2025. The research method used was quantitative descriptive. The research results showed that the MFT test on Tuban Regency Karate athletes, consisting of 20 athletes (10 men and 10 women), showed an average height of 167.75 cm and an average body weight of 60.80 kg. The average body mass index (BMI) value of Karate athletes in Tuban Regency is 21.59. The highest and lowest values ​​for aerobic capacity (VO2Max) are 46.2 and 28. The average overall ability of Tuban Regency Karate athletes, with an age range of 16-22 years, is 34.3 ml/kg/min, which is included in the category good (Good). The conclusion of this research is that Tuban Regency Karate athletes, aged 16-22 years, have good VO2Max abilities when facing Porprov 2025.
Analisis Kondisi Fisik Atlet Karate Kabupaten Tuban Menghadapi Porprov 2025 Melalui Biomotorik Daya Tahan Kardiovaskuler R. Zufar Fulvian Noor Haq; Noortje Anita Kumaat
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i2.625

Abstract

Seni bela diri Karate adalah ungkapan dan karya manusia yang digunakan untuk melindungi diri atau mempertahankan diri tanpa menggunakan senjata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan program kondisi fisik pada atlet cabang olahraga Karate Tuban yang akan menghadapi Porprov 2025 melalui aspek daya tahan biomotorik. Partisipan penelitian terdiri dari 20 atlet, dengan 10 atlet perempuan dan 10 atlet laki-laki, yang sedang mempersiapkan diri untuk Porprov 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes MFT pada atlet Karate Kabupaten Tuban, yang terdiri dari 20 atlet (10 putra dan 10 putri), menunjukkan rata-rata tinggi badan sebesar 167,75 cm dan rata-rata berat badan sebesar 60,80 Kg. Nilai indeks massa tubuh (BMI) atlet Karate Kabupaten Tuban rata-rata mencapai 21,59. Adapun nilai tertinggi dan terendah dari kapasitas aerobik (VO2Max) adalah 46,2 dan 28. Rata-rata kemampuan keseluruhan atlet Karate Kabupaten Tuban, dengan rentang usia 16-22 tahun, adalah 34,3 ml/kg/min, yang masuk dalam kategori baik (Good). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa atlet Karate Kabupaten Tuban, pada rentang usia 16-22 tahun, memiliki kemampuan VO2Max yang baik ketika menghadapi Porprov 2025.