Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kalimat Efektif dalam Bahasa Indonesia untuk Sukses Berkomunikasi Misnawati Misnawati; Yuliati Eka Asi; Anwarsani Anwarsani; Siti Muslimah; Ummi Ummi; Noor Lathifah
Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 1 (2024): March: Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/fonologi.v2i1.441

Abstract

This article discusses effective sentences in Indonesian for successful communication, particularly in two common situations encountered in professional and educational environments. Case analyses involve examining real-life cases from various communication situations in daily life. These cases may include situations in both professional and educational settings. This analysis will assist researchers and readers in understanding the application of effective communication concepts in practical contexts, as well as reinforce understanding of the importance of effective sentences in communicating in the Indonesian language.
Hubungan Antara Tasawuf, Teologi Islam, Filsafat, Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Agama Ervinsa Augusta Jingga Malonda; Noor Lathifah; Nita Selpiyani; Ajahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14146

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas hubungan antara tasawuf, teologi Islam, filsafat, ilmu pendidikan, dan psikologi agama sebagai lima disiplin ilmu yang saling berkaitan dalam memahami perkembangan manusia secara menyeluruh. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis kajian kepustakaan, penelitian ini menelaah konsep-konsep kunci dari masing-masing bidang dan mengidentifikasi titik temu yang menghubungkan pendekatan spiritual, rasional, pedagogis, dan psikologis dalam kerangka keilmuan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf memberikan fondasi penyucian jiwa dan penguatan akhlak, teologi Islam memperkuat keyakinan melalui argumentasi rasional, filsafat menata struktur berpikir kritis, ilmu pendidikan mengarahkan pembentukan karakter dan kecerdasan sosial, sedangkan psikologi agama menjelaskan dinamika mental-spiritual serta pengaruh pengalaman keagamaan terhadap perilaku manusia. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi kelima disiplin tersebut memiliki relevansi besar dalam kehidupan umat Islam masa kini, terutama dalam menghadapi tantangan modern seperti krisis moral, tekanan psikologis, perubahan sosial, dan derasnya arus informasi. Integrasi pendekatan spiritual, intelektual, pedagogis, dan psikologis tersebut mampu memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam membentuk pribadi muslim yang beriman, berakhlak, cerdas, dan stabil secara emosional. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan tasawuf, teologi Islam, filsafat, pendidikan, dan psikologi agama merupakan landasan penting bagi pengembangan keilmuan Islam serta pembinaan manusia yang seimbang di era modern.