MA Achlami
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan, Dakwah dan Sosial dalam Menangkal Radikalisme dan Terorisme MA Achlami
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 1 No. 2 (2024): At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pesantren (pondok pesantren) sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan sosial dalam melawan radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai literatur dan penelitian terdahulu terkait peran pesantren dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter dan akhlak santri melalui pendidikan agama yang moderat dan inklusif. Selain itu, pesantren ikut terlibat dalam menyebarkan dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan keadilan. Sebagai lembaga sosial, pesantren berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan mencegah penyebaran ideologi radikal. Temuan tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa pesantren mempunyai potensi besar dalam menangkal radikalisme dan terorisme melalui pendekatan pendidikan holistik berdasarkan nilai-nilai Islam yang mengedepankan perdamaian dan kasih sayang untuk semua (rahmatan lil 'alamin). Oleh karena itu, penguatan peran pesantren dalam upaya deradikalisasi dan pencegahan terorisme memerlukan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat luas.
Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam Mempercepat Penurunan Stunting: Healthy Kitchen Program to Overcome Stunting (DASHAT) to Accelerate Reduction 0f Stunting Hesti Nur Sahadatilah; Hasan Mukmin; Rini Setiawati; MA Achlami
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4382

Abstract

Latar Belakang: kondisi stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan data pada Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita. Stuntig merupakan dampak dari kondisi kekurangan gizi pada anak sejak masih dalam kandungan. Program DASHAT merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi pada anak melalui ketahanan pangan lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas program DASHAT dalam mempercepat penurunan stunting. Metode: Jenis penelitian ini adalah literatur review dimana metode ini merupakan penelitian yang menggunakan sumber data sekunder. Data based diperoleh dengan menggunakan bantuan alat pencarian referensi Publisg or Perish dengan kata kunci “Dapur Sehat Atasi Stunting” pada Google Scholar Hasil: Sosialisai, edukasi, demonstarsi dan praktek program DASHAT meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan pencegahannya melalui ketahanan pangan lokal yang terjangkau dan memiliki cita rasa yang diinginkan. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan ibu menjadi penting untuk mencegah resiko stunting. Salah satu upaya untuk mempercepat penurunan angka stunting adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stuntin dan pencegahannya. Salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak adalah melaui program DASHAT berdasarkan ketahanan pangan lokal.