Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW: PENYAKIT KULIT BERBENJOL PADA TERNAK SAPI: Review: Lumpy Skin Disease in Cattle Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Ermawati, Ratna; Hermilinda Parera; Dhani, Akbar Rahmat; Ramadanti, Andin Hairunnisa; Sani, Darwan; Hizkia, Ezra
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1581

Abstract

Penyakit kulit berbenjol (Lumpy Skin Disease) pada sapi disebabkan oleh virus genus Capripoxvirus dan tidak termasuk penyakit zoonosis. Gejala utama berupa nodul pada kulit di area genital, punggung, area kepala, leher, ekor, dan abdomen. Infeksi LSD dapat menggangu bahkan menurunkan peforma produksi dan reproduksi sapi hingga penurunan produksi susu. Penyakit ini dapat ditularkan melalui vektor seperti nyamuk, kutu, dan lalat. Diagnosa dapat dilakukan melalui pengamatan gejala klinis serta uji laboratorium meliputi Polymerase Chain Reaction (PCR), mikroskop electron transmisi, uji fluorescent antibody, imunohistokimia dan isothermal genome amplification. Pencegahan dan pengendalian LSD dapat dilakukan dengan cara vaksinasi, sanitasi kandang, biosekuriti, dan terapi suportif.   Kata kunci: Capripoxvirus, Diagnosa, Gejala klinis, Penyakit kulit berbenjol, Pencegahan.
Pendugaan Bobot Tubuh Kambing Jawarandu Betina Menggunakan Pengukuran Volume Tubuh dengan Metode Persamaan Linier di DesaPajar Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah Hizkia, Ezra; Dakhlan, Akhmad; Kurniawati, Dian; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.636-646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dan regresi antara ukuran tubuh dan volume tubuh yang dihitung dari ukuran panjang badan dan lingkar dada terhadap bobot tubuh kambing Jawarandu di Desa Pajar Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yang diterapkan adalah survey. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan kriteria kambing berumur 1 hingga 3 tahun, kambing betina yang tidak bunting, dan kambing betina yang tidak menyusui. Data yang diperoleh ditabulasi menggunkan program Exel. Program R digunakan untuk melakukan analisis korelasi dan regresi antara ukuran-ukuran dan volume tubuh (VT) terhadap bobot tubuh (BT). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa nilai koefisien korelasi (r) yang didapat antara lingkar dada, panjanng badan, dan volume tubuh terhadap bobot tubuh yaitu berturut-turut 0,927; 0,819, dan 0,920. Bobot tubuh kambing Jawarandu betina dapat diduga menggunakan ukuran tubuh dan volume tubuh dengan persamaan regresi antara lingkar dada, panjang tubuh, dan volume tubuh terhadap bobot tubuh berrtutur-turut yaitu BT =-39,19269 + 0,98667 LD; BT =-39,2174 + 1,0936 PB; BT = 4,075 + 1,043VT, dengan koefisien determinasi (R2) berturut-turut 0,859; 0,671, dan 0,848 dengan keterandalan terbaik dimiliki oleh panjang badan yaitu sebesar 99,99%.