Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksplorasi Imunoterapi dalam Pengobatan Kanker Paru Yusuf, Samhana Dzikra Fairuzzahra; Al Afifah, Rizkia Nadia; Ramadhani, Sabila
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i1.239

Abstract

Lung cancer is one of the most deadly diseases worldwide, with a low survival rate, especially in advanced stages. Conventional treatments such as chemotherapy and radiotherapy often have significant side effects and provide limited results. Therefore, new therapeutic approaches are needed that are more effective and less toxic. Immunotherapy has emerged as a promising therapy in the treatment of lung cancer, by harnessing the immune system's ability to fight cancer cells. This article presents the latest exploration in the use of immunotherapy to treat lung cancer. These include a variety of immunotherapy approaches, including immune checkpoint inhibition, specific antigen receptor-based T cell therapy (CAR-T), and therapeutic vaccination. Immunotherapy has shown promising results in improving survival rates and quality of life in patients with lung cancer, especially in those who are unresponsive to conventional therapy. However, the main challenge in implementing immunotherapy is successfully identifying patients most likely to benefit and managing possible side effects. With the ever-growing understanding of the immunological mechanisms of cancer and advances in immunotherapy technology, the future of lung cancer therapy appears bright. It is hoped that as research and development continues to increase, immunotherapy will become an integral part of lung cancer treatment, bringing new hope to patients affected by this disease Kanker paru merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia, dengan tingkat kesintasan yang rendah terutama pada tahap lanjut. Pengobatan konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seringkali memiliki efek samping yang signifikan dan memberikan hasil yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terapi baru yang lebih efektif dan memiliki efek toksik yang sedikit. Imunoterapi telah muncul sebagai terapi yang menjanjikan dalam pengobatan kanker paru, dengan memanfaatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker. Artikel ini menyajikan eksplorasi terbaru dalam penggunaan imunoterapi untuk mengobati kanker paru. Hal ini mencakup berbagai pendekatan imunoterapi, termasuk penghambatan checkpoint imun, terapi sel T berbasis reseptor antigen khusus (CAR-T), dan vaksinasi terapeutik. Imunoterapi telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan tingkat kesintasan dan kualitas hidup pasien dengan kanker paru, terutama pada mereka yang tidak responsif terhadap terapi konvensional. Namun, tantangan utama dalam penerapan imunoterapi adalah keberhasilan dalam mengidentifikasi pasien yang paling mungkin mendapat manfaat serta pengelolaan efek samping yang mungkin timbul. Dengan pemahaman yang terus berkembang tentang mekanisme imunologi kanker dan kemajuan dalam teknologi imunoterapi, masa depan terapi kanker paru nampaknya cerah. Diharapkan bahwa dengan terus meningkatnya penelitian dan pengembangan, imunoterapi akan menjadi bagian integral dari pengobatan kanker paru, membawa harapan baru bagi pasien yang terkena dampak penyakit ini.
MICROTEACHING SEBAGAI FASILITATOR PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR OLEH CALON GURU Ginting, Rahmadani Fitri; Ramadhani, Sabila
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i10.6010

Abstract

This study aims to explore the role of microteaching as a facilitator for prospective teachers in mastering basic teaching skills essential for their future professionalism. The research employs a qualitative method involving observation and feedback analysis from peer reviews during microteaching sessions. The results indicate that while most prospective teachers effectively engage students at the beginning of lessons, challenges remain in concluding lessons and managing classroom dynamics. Furthermore, clarity in explanation and the ability to pose discussion-provoking questions emerged as key areas for improvement. These findings underscore the value of microteaching as a practical tool in teacher education programs.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA Ramadhani, Sabila; Husada, Laurentia Maria
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v2i2.1859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dalam industri perbankan di Indonesia serta dampaknya terhadap kinerja perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksplanatori. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan literatur yang mengkaji berbagai sumber relevan terkait manajemen risiko di sektor perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko dapat meningkatkan nilai pemegang saham, memperbaiki pengambilan keputusan berbasis data, serta memperkuat daya saing bank melalui infrastruktur manajemen risiko yang kokoh. Pengelolaan risiko dilakukan melalui teknik identifikasi, penilaian, pemantauan, dan pengendalian risiko, yang meliputi pendekatan kontrol, penskalaan risiko, serta pemantauan risiko secara berkala. Dampak implementasi manajemen risiko terhadap industri perbankan meliputi peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola perbankan, serta peningkatan kepercayaan nasabah. Selain itu, penerapan manajemen risiko yang proaktif membantu bank dalam mendeteksi potensi bahaya lebih awal dan mengurangi risiko kerugian finansial. Simpulan, bahwa manajemen risiko berperan penting dalam memastikan stabilitas dan keberlanjutan sektor perbankan di Indonesia. Evaluasi terhadap tujuan, kompleksitas, dan sumber daya bank diperlukan dalam penerapan manajemen risiko yang efektif. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Industri Perbankan, Pengelolaan Risiko, Tata Kelola Bank, Stabilitas Perbankan