Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelaksanaan Program Pengabdian di Baru Ilir Tentang UMKM, Imunisasi Polio, Edukasi Pendidikan dan Toga Wijayanto, Agus; Wulan, Nadia Agustin Nawang; Elvina, Amanda; Barus, Lidiya Anggreny Br; Pramesty, Natasha; Annisa, Qhaerun; Febri Nuraini, Putri; Sutariya, Muhammad Faridan; Nasrul; Indriani, Lita; Agustian, Anugrah Tri; Rahmadini, Nadia Putri; Wardhana, Muhammad Irfan; Fadillah, Muhammad; Hendri; Arif, Ratna; Yosita, Disna; Andriani, Salis; Andini, Aulia; Yumna Nuhashofa, Salma Daarin; Nugraha, Yudhisthira Arya; Fadhillah, Alfan Qais
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | September 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i2.3692

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memecahkan masalah yang ada di wilayah baru ilir. Terlaksananya program kerja mahasiswa dalam menjalankan program KKN ini menjadi indikator penting bagi keberhasilan program KKN secara keseluruhan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman secara langsung mahasiswa dengan lingkungan sekitar di Baru Ilir, dengan fokus pada perencanaan, implementasi kegiatan, serta evaluasi pelaksanaan menjadi pembasahan. Metodologi yang diajukan ini melibatkan lima tahapan utama: perencanaan, implementasi kegiatan, pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, analisis data menggunakan skala Likert, serta evaluasi. Hasil evaluasi berdasarkan analis menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memperoleh penilaian "Baik" (37,03%) dan "Sangat Baik" (33,21%) dalam berbagai aspek yang dievaluasi, terutama dalam etika, disiplin, inisiatif, dan kreativitas. Namun, ada juga area yang memerlukan perhatian lebih, dengan 25,14% responden berada dalam kategori "Cukup," menandakan perlunya peningkatan lebih lanjut. Mayoritas nilai cukup 25,14% masih terlalu besar sehingga menjadi catatan khusus agar pelaksanaan KKN berikutnya bisa mengurangi nilai ini dengan memberikan masukan kepada institusi untuk memperbaiki pedoman dan peraturan. Namun, Secara keseluruhan semua program yang disusun ke dalam program kerja KKN berhasil terlaksana sepenuhnya.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Senggani (Melastoma malabathricum L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Umar, Rofidah Nur; Arif, Ratna; Rosyd, Choiru Rosyd; Rahmi, Aliya; Anita, Anita
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v10i1.8619

Abstract

Kerusakan gigi merupakan masalah kesehatan gigi utama yang disebabkan oleh aktivitas bakteri, terutama Streptococcus mutans. Bakteri ini dapat merusak jaringan gigi melalui produksi enzim dan pembentukan plak. Pengobatan alternatif untuk menghambat pertumbuhan bakteri ini adalah penggunaan bahan alami, seperti ekstrak etanol akar senggani (Melastoma malabathricum L.), yang diketahui memiliki sifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol akar seggani terhadap Streptococcus mutans. Metode yang digunakan adalah metode difusi cakram pada media NA pada konsentrasi ekstrak 10%, 20%, dan 30%. Amoksisilin digunakan sebagai kontrol positif, dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak 30% menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi dengan diameter zona penghambatan rata-rata 16,59 mm (kategori kuat), diikuti oleh 20% (12,08 mm) dan 10% (10,08 mm). Kontrol positif menunjukkan zona penghambatan 12,5 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan penghambatan.Kata kunci: Antibakteri; Melastoma malabathricum; Streptococcus mutans; Senggani
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT AKAR TANAMAN RAMBUSA (Passiflora foetida L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Arif, Ratna
PHARMACIA Vol. 2 No. 2 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat dari akar tanaman rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans, patogen utama penyebab karies gigi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan tiga konsentrasi ekstrak (1,5%, 2%, dan 3%). Amoxicillin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji kandungan metabolit sekundernya secara fitokimia. Hasil skrining menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, dan terpenoid dalam ekstrak. Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak menghasilkan zona hambat kategori kuat, dengan diameter rata-rata tertinggi pada konsentrasi 3% (19,92 mm), sedangkan amoxicillin menghasilkan hambatan sangat kuat (21,38 mm). Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,001), dan uji lanjut Games-Howell menunjukkan bahwa konsentrasi 3% tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak akar rambusa pada konsentrasi tinggi berpotensi sebagai agen antibakteri alami yang efektif terhadap S. mutans
Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etil Asetat Akar Tanaman Rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap Mikrobioma Mulut: Antimicrobial Activity Test of Ethyl Acetate Extract of Rambusa Roots (Passiflora Foetida L.) on the Oral Microbiome Arif, Ratna; Utami, Indah Woro; Meray, Nishia Waya
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v8i1.2567

Abstract

This study aimed to know the antimicrobial activity of ethyl acetate extract of Passiflora foetida L. roots against Streptococcus mutans and Candida albicans, two dominant microorganisms in the oral microbiota. Extraction was performed via maceration, followed by phytochemical screening and disc diffusion assay. Phytochemical tests confirmed the presence of flavonoids, alkaloids, and terpenoids. The antibacterial test showed inhibition zones ranging from 11.18 mm (1.5%) to 19.92 mm (3%), with the 3% concentration showing no significant difference compared to amoxicillin (p = 0.872). Antifungal activity was observed starting at 60% concentration, with the highest inhibition zone at 12.47 mm (70%), not significantly different from nystatin (p = 0.067). Statistical analysis using ANOVA and Games-Howell indicated significant differences among several treatment groups. These findings suggest that the ethyl acetate extract of Passiflora foetida L. roots has promising potential as a natural antimicrobial agent with dose-dependent activity against oral pathogenic bacteria and fungi. Keywords:          C. albicans, ethyl acetate extract P. foetida L., S. mutans   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etil asetat akar Passiflora foetida L. terhadap Streptococcus mutans dan Candida albicans, dua mikroorganisme utama dalam mikrobiota rongga mulut. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan uji difusi cakram. Hasil skrining menunjukkan keberadaan flavonoid, alkaloid, dan terpenoid dalam ekstrak. Uji antibakteri menunjukkan zona hambat meningkat dari 11,18 mm (1,5%) hingga 19,92 mm (3%), dan pada konsentrasi 3% tidak berbeda signifikan dengan amoxicillin (p = 0,872). Uji antijamur menunjukkan aktivitas mulai muncul pada konsentrasi 60%, dengan zona hambat tertinggi 12,47 mm pada konsentrasi 70% yang tidak berbeda signifikan dengan nystatin (p = 0,067). Uji statistik menggunakan ANOVA dan Games-Howell menunjukkan perbedaan signifikan antar beberapa kelompok perlakuan. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak etil asetat akar rambusa memiliki potensi sebagai agen antimikroba alami yang efektif, dengan aktivitas yang bersifat dosis-responsif terhadap bakteri dan jamur patogen rongga mulut. Kata Kunci:        C. albicans, ekstrak etil asetat, P. foetida L., S. mutans