Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat dari akar tanaman rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans, patogen utama penyebab karies gigi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan tiga konsentrasi ekstrak (1,5%, 2%, dan 3%). Amoxicillin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji kandungan metabolit sekundernya secara fitokimia. Hasil skrining menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, dan terpenoid dalam ekstrak. Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak menghasilkan zona hambat kategori kuat, dengan diameter rata-rata tertinggi pada konsentrasi 3% (19,92 mm), sedangkan amoxicillin menghasilkan hambatan sangat kuat (21,38 mm). Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,001), dan uji lanjut Games-Howell menunjukkan bahwa konsentrasi 3% tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak akar rambusa pada konsentrasi tinggi berpotensi sebagai agen antibakteri alami yang efektif terhadap S. mutans
Copyrights © 2024