Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Wound Care Management Using Transparent Film Dressing For Reduced Eyelid Edema Skin Elderly Warja, Rubiyanto
Journal of Ageing And Family Vol 3, No 2 (2023): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v3i2.4135

Abstract

Introduction: In western and develop our countries chronological 65 years is considered as beginning of aging, Elderly need accompaniment person such as caregiver and especially material in house to prevent risk of fall and causes of infection or inflammation delay healing in elderly lose skin integrity, decrease elastin and collagen difficult to healing wounds and hard to heal category. Method: case study, reporting grandma (76 years old) slipped in bathroom and has a bruise or edema left eyelid she cannot open the eye, wound care management and skin recovery using transparent film dressing as topical therapeutic therapy for released inflammatory phases in wound healing process. Result: Using transparent film dressing twice application (six days) and changing the dressing every 3 days effective for released edema left eyelid. Conclusion: The skin loses elasticity, it becomes fragile of skin, dry skin, decrease of skin integrity like tears, bruises and the other, older adults are at risk getting the wounds. Decreased skin elasticity and collagen are causes of difficult healing of the wound and in many cases delay inflammation or prolong infection, using transparent film dressing for topical therapeutic therapy effective for reduced edema skin elderly in six days. Keywords : Transparent film dressing, Reduced edema, Skin elderly
Hubungan Kinerja Perawat Dengan Risiko Terjadinya Skin Tears Pada Pasien Lansia Di Ruang Intermediate Medical Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta Warja, Rubiyanto; Notoatmodjo, Soekidjo; Renaldi, Enrico Adhitya; Erwin, Erwin
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8233

Abstract

Skin tears merupakan komplikasi pada kulit merupakan efek pemasangan medical device, tape adhesive, trauma, jatuh, tarikan, gesekan dan geseran di tempat tidur serta lipatan dari alas tempat tidur. Prevalensi skin tears di 86 rumah sakit umum di Australia Barat merupakan kelompok luka terbesar ketiga pada tahun 2007-2009. Skin tears tahun 2017 dilaporkan di Denmark mencapai 3,3% - 19,8% dan di ICU rumah sakit tersier Turki 11,7% dari total 418 lansia. Hal tersebut terjadi karena mekanikal dan perilaku kerja dari perawat yang kurang baik saat memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Apabila tidak melaksanakan asuhan keperawatan dengan benar, maka akan memperoleh kinerja yang tidak maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kinerja perawat dengan risiko terjadinya skin tears pada lansia di ruang intermediate medical RSJPD Harapan Kita Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan hubungan kausal. Populasi diambil dari seluruh perawat pelaksana ruang intermediate medical total 75 perawat, diambil sampel dengan kriteria inklusi perawat ruang intermediate medical yang aktif melakukan asuhan keperawatan dan kriteria eksklusi yaitu perawat yang tidak aktif dalam melakukan asuhan keperawatan diperoleh 65 responden. Nilai signifikansi chi-square kinerja perawat dengan risiko skin tears yaitu 0,000 yang berarti memiliki hubungan signifikan dan didapatkan korelasi sebesar 59,5%. Lama bekerja juga merupakan variabel perancu dalam penelitian ini memiliki hubungan signifikansi 0,049 dan mempengaruhi sebesar 29,2% melalui uji korelasi koefisien kontingensi (n sama dengan 65, X^2 kurang dari 0,05). Penelitian ini dapat dijadikan terobosan baru dalam pencetusan kode billing di Indonesia sesuai dengan kode ICD 10 internasional O.70.0 yang bisa dimasukkan ke medical record serta service charging pasien. Kata Kunci: Risiko Skin Tears, Lansia, Kinerja Perawat.