Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingginya Angka Cerai Gugat di Kabupaten Sumenep & Dampaknya bagi Anak Sofia Mubarokah Sa'bana; Rusdiana Navlia
Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-manhaj.v5i2.13211

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh faktor cerai gugat yang permasalahannya tidak selalu disebabkan oleh isteri seperti halnya adanya perselingkuhan dari suami, penelantaran rumah tangga dan KDRT, faktor ekonomi dan lain sebagainya. Konflik menjadi hal yang wajar manakala kedua belah pihak ada yang mau mengalah dan bisa memahami dengan mengambil sisi positif namun jika konflik tersebut dibiarkan terus-menerus akan membawa dampak negatif yang pada akhirnya berujung pada perceraian. Perceraian sendiri berdampak sangat besar terhadap perkembangan anak. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan studi kasus dilakukan di Pengadilan Agama Sumenep. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor yang paling mendominasi pengajuan cerai gugat di Pengadilan Agama Sumenep disebabkan karena perselisihan yang terjadi terus menerus yang disebabkan oleh ekonomi, meninggalkan satu pihak (peelantaran), dan KDRT.