Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gerakan “Curhat Yuk” Pada Santri Baru Yang Tinggal Di Asrama Al-Falah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Yani, Athi’ Linda; Retnowuni, Arifa; Khusniyah, Zulfa; Azhar, Zahrul
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.213

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan khawatir atau gelisah yang biasa dialami oleh banyak orang dalam berbagai situasi. Santri baru, yang merupakan siswa di pondok pesantren juga dapat mengalami kecemasan dalam berbagai bentuk. seperti mengalami kecapean, sulit melakukan penyesuaian adaptasi dengan lingkungan barunya sehingga banyak yang tidak krasan tinggal di pondok, kangen dengan keluarga dirumah, banyak yang masih nangis dan minta boyong. santri yang tidak betah tinggal dipondok karena bosan tidak ada teman bermain dan banyak menyendiri, takut mau kumpul dengan teman-teman lainnya dan juga ada perasaan khawatir tidak bisa mengikuti kegiatan dipondok. Gerakan curhat yuk merupakan progam yang bertujuan untuk membantu seseorang dalam mengekspresikan perasaannya, menceritkan berbagai permasalahan yang dapat mengurangi beban pikiran dan membuatk mereka semakin rileks dengan beberapa kegiatan yang dilakukan. Progam dari Gerakan curhat yuk diantaranya terlaksananya kegiatan penyuluhan terkait masalah seputar kesehatan pada santri baru, kemudian skrining tingkat kecemasan santri baru dan selanjutnya diberikan intervensi pada seluruh santri baru yang mengalami cemas dengan Latihan senam otot relaksasi dan curhat terkait seputar permasalahan yang dihadapi bersama dengan tim abdimas dan kader sehat santri pada santri Al-Falah. Kegiatan dari Gerakan curhat yuk terbukti dapat menurunkan tingkat kecemasan santri baru, dengan saling sharing dan mendapatkan dukungan dari teman-teman kader  sehingga mereka merasa tidak sendirian dan  tidak takut lagi dengan pengalaman baru mereka tinggal di asrama.
The Effect of Humor Therapy on Increasing Elderly Self Esteem at UPT Tresna Wreda Social Services Jombang Nugroho, Muhamad Adjie Pramono; Yani, Athi’ Linda; Mukarromah, Indah
Promotion and Prevention in Mental Health Journal Vol 3 No 1 (2023): Promotion and Prevention in Mental Health Journal: February 2023
Publisher : PT Saintek Medika Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63983/hm34w352

Abstract

In the elderly, it can cause various general and specific problems; several causes cause multiple issues in the elderly, such as biological, psychological, social, and spiritual conditions. The purpose of this study was to determine the effect of humor therapy on the level of self-esteem of the elderly. Pre-Experimental Research Design One Group Pre-Post Test Design approach, using Nonprobability sampling technique with the purposive sampling method. The number of participants in this study was 30 who had lived in the orphanage for less than six months, had experienced HDR, and were not deaf or blind. Humor therapy is given for one time in 30 minutes. The therapy instrument used the SOP and RSES questionnaire. The test analysis used was a Paired T-test (α 0.05). The results showed the level of self-esteem of the elderly before humor therapy. After humor therapy, there was an increase in self-esteem from a median of 13 to 16. There is a significant effect after being given humor therapy with a P value (0.00) < α. Humor therapy interventions can significantly be used as an alternative to increasing the self-esteem of the elderly. Humor film shows stimulate respondents to relax and improve mood, and can reduce depression.
Gerakan “Curhat Yuk” Pada Santri Baru Yang Tinggal Di Asrama Al-Falah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Yani, Athi’ Linda; Retnowuni, Arifa; Khusniyah, Zulfa; Azhar, Zahrul
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.213

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan khawatir atau gelisah yang biasa dialami oleh banyak orang dalam berbagai situasi. Santri baru, yang merupakan siswa di pondok pesantren juga dapat mengalami kecemasan dalam berbagai bentuk. seperti mengalami kecapean, sulit melakukan penyesuaian adaptasi dengan lingkungan barunya sehingga banyak yang tidak krasan tinggal di pondok, kangen dengan keluarga dirumah, banyak yang masih nangis dan minta boyong. santri yang tidak betah tinggal dipondok karena bosan tidak ada teman bermain dan banyak menyendiri, takut mau kumpul dengan teman-teman lainnya dan juga ada perasaan khawatir tidak bisa mengikuti kegiatan dipondok. Gerakan curhat yuk merupakan progam yang bertujuan untuk membantu seseorang dalam mengekspresikan perasaannya, menceritkan berbagai permasalahan yang dapat mengurangi beban pikiran dan membuatk mereka semakin rileks dengan beberapa kegiatan yang dilakukan. Progam dari Gerakan curhat yuk diantaranya terlaksananya kegiatan penyuluhan terkait masalah seputar kesehatan pada santri baru, kemudian skrining tingkat kecemasan santri baru dan selanjutnya diberikan intervensi pada seluruh santri baru yang mengalami cemas dengan Latihan senam otot relaksasi dan curhat terkait seputar permasalahan yang dihadapi bersama dengan tim abdimas dan kader sehat santri pada santri Al-Falah. Kegiatan dari Gerakan curhat yuk terbukti dapat menurunkan tingkat kecemasan santri baru, dengan saling sharing dan mendapatkan dukungan dari teman-teman kader  sehingga mereka merasa tidak sendirian dan  tidak takut lagi dengan pengalaman baru mereka tinggal di asrama.