Widianingtias, Kristina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP DIRI TOKOH LGBT DALAM FILM ATHLETE: ORE GA KARE NI OBORETA HIBI Widianingtias, Kristina
Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2022): Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.913 KB) | DOI: 10.37301/hikari.v1i2.21

Abstract

LGBT adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Penggunaan istilah ini disematkan pada invidu yang memiliki kecenderungan seksual kepada sesama jenis. Sering orang-orang LGBT mengalami diskriminasi serta perlakuan tidak adil dari lingkungan sekitar yang membuat kaum LGBT kesulitan untuk mengembangkan konsep dirinya. Film Athlete: Ore Ga Kare Ni Oboreta Hibi merupakan salah satu film yang mengangkat tema LGBT dengan menggambarkan bagaimana kehidupan yang dijalani oleh seorang homoseksual di tengah masyarakat heteroseksual. Menampilkan adegan serta dialog realistik yang mengajak penonton untuk merasakan serta melihat permasalahan bagaimana rasanya menjadi seorang LGBT. Pada penelitian ini, penulis mengunakan teori sosiologi dari Charles Horton Cooley untuk menganalisis film Athlete: Ore Ga Kare Ni Oboreta Hibi. Melalui teorinya yang dinamakan Looking Glass Self teori, Cooley mengatakan bahwa seseorang membangun konsep dirinya berdasarkan hasil dari interaksi dengan lingkungannya. Ada baiknya, sebagai bagian dari masyarakat, kita sedikit memberi ruang dengar untuk orang-orang LGBT tanpa harus memberi label serta penilaian negatif secara langsung agar kehidupan masyarakat yang dibangun tetap tertata dalam keadilan.
KONSEP DIRI TOKOH LGBT DALAM FILM ATHLETE: ORE GA KARE NI OBOETA HIBI widianingtias, kristina
Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2023): Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LGBT adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Penggunaan istilah ini disematkan pada inividuyang memiliki kecenderungan seksual kepada sesama jenis. Seringkali orang-orang LGBT mengalami diskriminasi sertaperlakuan tidak adil dari lingkungan sekitar yang membuatkaum LGBT kesulitan untuk mengembangkan konsep dirinya. Film Athlete: Ore Ga Kare Ni Oboreta Hibi merupakan salah satu film yang mengangkat tema LGBT denganmenggambarkan bagaimana kehidupan yang dijalani oleh seorang homoseksual di tengah masyarakat heteroseksual. Menampilkan adegan serta dialog relistik yang mengajakpenonton untuk merasakan serta melihat permasalahanbagaiamana rasanya menjadi seorang LGBT. Pada penelitianini, penulis mengunakan teori sosiologi dari Charles Horton Cooley untuk menganalisis film Athlete: Ore Ga Kare Ni Oboreta Hibi. Melalui teorinya yang dinamakan Looking Glass Self teori, Cooley mengatakan bahwa seseorangmembangun konsep dirinya berdasarkan hasil dari interaksidengan lingkungannya. Ada baiknya, sebagai bagian darimasyarakat, kita sedikit memberi ruang dengar untuk orang-orang LGBT tanpa harus memberi label serta penilaiannegatif secara langsung agar kehidupan masyarakat yang dibangun tetap tertata dalam keadilan.