Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Penyekat Pompa Proton Rute Intravena Drip dan Intermiten Pada Perdarahan Saluran Cerna Atas Nonvariseal Luthfiananda, Berliana; Puspita Sari, Ika; Triwikatmani, Catharina
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i2.84723

Abstract

Perdarahan saluran cerna bagian atas (PSCBA) nonvariseal merupakan perdarahan yang memiliki insidensi yang tinggi dan tingkat hospitalisasi yang terus meningkat. Salah satu terapi yang dapat membantu mengurangi risiko perdarahan adalah Penyekat Pompa Proton (Proton Pump Inhibitor/PPI) yang sampai saat ini masih mengalami perdebatan terkait rute pemberian intravena drip dan intermiten. Pembahasan ini bertujuan untuk menganalisis rute pemberian yang tepat pada PSCBA nonvariseal untuk meningkatkan efektivitas terapi. Literatur yang digunakan dicari dengan pustaka elektronik melalui database Google Scholar, Pubmed, dan Science direct dari tahun 2013 – 2023. Luaran klinik yang diamati ialah adanya perdarahan ulang atau lama rawat inap dirumah sakit. Pemberian dengan rute intravena drip dan intermiten tidak berbeda signifikan berdasarkan luaran klinik tingkat perdarahan dan perdarahan ulang. Pemberian dengan rute intravena intermiten masih dapat digunakan untuk mengurangi peningkatan biaya perawatan. 
Analisis Dengan Metode ABC Pada Tahap Pengendalian Obat Antibiotik di Instalasi Farmasi RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta Periode Tahun 2024 Crisdian S, Hanugrah Ardya; Luthfiananda, Berliana; Sari, Agnes Prawistya; Chatrine, Elizabet Davira
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.963

Abstract

Pengendalian obat adalah salah satu tahapan dalam pelayanan kefarmasian yang dilakukan terhadap jenis dan jumlah persediaan dan penggunaan sediaan farmasi, Pengendalian obat dilakukan oleh Instalasi Farmasi bersama dengan Komite Farmasi dan Terapi di Rumah Sakit yang bertujuan untuk memastikan persediaan efektif dan efisien atau tidak terjadi kelebihan, kekurangan, kekosongan ataupun kadaluwarsa. Antibiotik digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit infeksi. Antibiotik merupakan salah satu obat dimana pemakaiannya cukup tinggi dan menggunakan alokasi dana yang besar. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui analisis ABC pada pengendalian obat antibiotik di Instalasi Farmasi RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik kohort menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan data retrospektif. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan excel. Dari hasil penelitian, analisis metode ABC pada obat antibiotik kategori A terdapat 6 item obat (10,2%) dengan nilai investasi Rp 2.860.029.816,00 (78,1%), kategori B terdapat 11 item obat (18,6%) dengan nilai investasi Rp 615.854.428,00 (16,8%), dan kategori C terdapat 42 item obat (71,2%) dengan nilai investasi Rp 186.236.883,00 (5,1%).
STUDI FARMAKOVIGILANS: POTENSI EFEK SAMPING PADA OBAT ANTIDIABETES ORAL PASIEN GERIATRI DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA DENGAN ALGORITMA NARANJO Luthfiananda, Berliana; Amrullah, Adhi Wardhana; Rahardjoputro, Rolando
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23811

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Indonesia merupakan negara dengan peringkat ketujuh terbanyak di dunia dengan diabetes melitus. Salah satu populasi yang banyak mengalami diabetes melitus adalah pasien geriatri. Penggunaan obat jangka panjang khususnya pada pasien geriatri memicu munculnya permasalahan terkait obat salah satunya efek samping obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi efek samping yang disebabkan karena penggunaan obat antidiabetes oral. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan rancangan penelitian cohort retrospektif. Sampel dari penelitian ini adalah pasien geriatri rawat inap yang berjumlah 258 sampel yang masuk pada kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan pasien dengan ADR berjumlah 45 pasien sebesar 17,44% dari keseluruhan pasien. Berdasarkan Algoritma Naranjo kejadian efek samping penggunaan obat masuk dalam kategori Possible.