Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI KINERJA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS RUKO DI JALAN KI AGENG PANJAWI, KECAMATAN KLATEN UTARA, KABUPATEN KLATEN) Yonamastuti, Ervina; Aini, Irvita Asri; Adi, Henny Pratiwi; Muliawan, Eko
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek dapat mengalami perubahan situasi dan kondisi setiap saat yang menyababkan timbulnya permasalahan. Salah satu bentuk permasalahan proyek adalah keterlambatan seperti yang terjadi pada pembangunan Proyek Ruko 3 Lantai di Jalan Ki Ageng Panjawi, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan manajemen konstruksi yang baik agar pelaksanaan proyek tepat waktu dan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan anggaran. Pada penelitian ini, evaluasi biaya dan waktu menggunakan metode Earned Value. Data yang digunakan data sekunder berupa time schedule, RAB, laporan kemajuan prestasi mingguan, biaya aktual dan AHSP.Berdasarkan hasil evaluasi Earned Value menunjukkan kinerja proyek mengalami keterlambatan pada minggu-7 dari total waktu pelaksanaan 18 minggu diindikasi dari nilai Schedule Permormance Index (SPI) sebesar 0,89 (SPI <1) dan nilai Schedule Varians (SV) sebesar (- Rp 34.970.903,54) atau SV negatif. Sementara itu, proyek mengalami over budgeting dengan nilai Cost Varians (CV) sebesar (- Rp 1.768.210,28) atau CV negatif dan nilai Cost Permormance Index (CPI) sebesar 0,99 (CPI <1).Kata Kunci : earned value, biaya, waktu, keterlambatan, crashing
EVALUASI KINERJA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS RUKO DI JALAN KI AGENG PANJAWI, KECAMATAN KLATEN UTARA, KABUPATEN KLATEN) Yonamastuti, Ervina; Aini, Irvita Asri; Adi, Henny Pratiwi; Satrio, Eko Muliawan
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek dapat mengalami perubahan situasi dan kondisi setiap saat yang menyababkantimbulnya permasalahan. Salah satu bentuk permasalahan proyek adalah keterlambatan sepertiyang terjadi pada pembangunan Proyek Ruko 3 Lantai di Jalan Ki Ageng Panjawi, KecamatanKlaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Berdasarkan permasalahan tersebut makadiperlukan manajemen konstruksi yang baik agar pelaksanaan proyek tepat waktu dan biayayang dikeluarkan sesuai dengan anggaran. Pada penelitian ini, evaluasi biaya dan waktumenggunakan metode Earned Value. Data yang digunakan data sekunder berupa time schedule,RAB, laporan kemajuan prestasi mingguan, biaya aktual dan AHSP.Berdasarkan hasil evaluasiEarned Value menunjukkan kinerja proyek mengalami keterlambatan pada minggu-7 dari totalwaktu pelaksanaan 18 minggu diindikasi dari nilai Schedule Permormance Index (SPI) sebesar0,89 (SPI <1) dan nilai Schedule Varians (SV) sebesar (- Rp 34.970.903,54) atau SV negatif.Sementara itu, proyek mengalami over budgeting dengan nilai Cost Varians (CV) sebesar (- Rp1.768.210,28) atau CV negatif dan nilai Cost Permormance Index (CPI) sebesar 0,99 (CPI <1).Kata Kunci : earned value, biaya, waktu, keterlambatan, crashing
EVALUASI PEMERIKSAAN INTEGRITAS BETON PONDASI BORED PILE BERDASARKAN UJI PIT (PILE INTEGRITY TEST) DAN UJI CSL (CROSSHOLE SONIC LOGING) Yonamastuti, Ervina; Naufal, Mufti Astu; Santoso, Hinawan Teguh
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.389 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v6i1.65109

Abstract

Pondasi bor (bored pile) merupakan salah satu jenis pondasi dalam yang pembuatannya dilakukan dengan cor di tempat (cast in-situ) sesuai dengan kedalaman rencana.  Kontrol mutu pekerjaan pengecoran pada pondasi bor berupa integritas beton tidak memungkinkan dilakukan secara visual karena tertanam di dalam lubang bor. Oleh karena itu, metode uji non-destructive dengan Pile Integrity Test (PIT) dan Crosshole Sonic Logging (CSL) lazim digunakan untuk mendapatkan gambaran integritas beton pondasi bor. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel berupa 4 buah pondasi bor dengan diameter 1000 mm pada Proyek Paket Penggantian Jembatan Besuk Kobo’an, Lumajang, Jawa Timur. Pengujian integritas beton dengan PIT dilakukan terhadap 2 buah tiang uji, yaitu A15 dengan kedalaman 20,70 m dan B12 dengan kedalaman 23,60 m. Adapun pengujian integritas beton dengan CSL dilakukan pada 2 buah tiang uji, yaitu A1 dengan kedalaman 17,50 m dan B5 dengan kedalaman 22,28 m. Hasil pengujian PIT pada kedua tiang uji menunjukkan bahwa integritas beton tiang tersebut masuk dalam kategori undamage dengan nilai impedansi (BTA) sebesar 100%. Untuk hasil pengujian CSL pada kedua tiang uji menunjukkan bahwa integritas beton tiang tersebut masuk dalam kategori Good (G) dengan nilai FAT antara 0 sampai 10% serta reduksi energi <6 dB. Dapat disimpulkan bahwa seluruh sampel pondasi bor yang dilakukan pengujian PIT dan CSL memiliki integritas beton yang baik. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian dalam pelaksanaan uji CSL, yaitu jumlah dari pipa akses yang digunakan, bahan penyambung pipa akses, dan waktu pelaksanaan pengujian.