Alfika Inayatul Masruroh
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAKWAH HABIB JA’FAR PADA KANAL YOUTUBE JEDA NULIS: ANALISIS KONTEN BERSAMA HABIB JINDAN DENGAN BERJUDUL “ARAB MENGHIJAU KIAMAT SUDAH DEKAT DAN JANGAN RAGU BERDAKWAH GAYA MILENIAL” Alfika Inayatul Masruroh
CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Vol 4 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/contemplate.v4i02.339

Abstract

Kemajuan teknologi menjadikan seseorang mudah menjangkau ataupun mengakses berbagai kajian keagamaan sehingga menjadikan ulama kehilangan legitimasi. Berdakwah pada era digital sekarang ini adalah sarana bagaimana memanfaat media baru sebagai sarana untuk berdakwah. Pada zaman dahulu seorang habib berdakwah dari tempat ke tempat yang lain, tetapi zaman sekarang bisa kita lihat dengan maraknya berbagai media sebagai sarana untuk berdakwah salah satunya yaitu di youtube. Penulis akan meneliti bagaimana metode dakwah Habib Ja'far melalui saluran "Jeda Nulis" dengan fokus pada konten bertema Arab Menghijau Kiamat Sudah Dekat dan Jangan Ragu Berdakwah Gaya Milenial yang menampilkan kolaborasi dengan Habib Jindan. Peneliti berfokus bagaimana cara seorang habib menyampaikan hadis dalam channel tersebut yang memiliki ciri trsendiri dalam penyampainnya. Dalam hal ini penulis menggunakan metode deskriptif-analisis-kritis melalui konten youtube nya. Hasil dari penelitian ini menjelaskan pendekatan Habib Ja'far dalam menarik perhatian audiens muda dengan gaya berpakaian yang terbuka tanpa bersyurban atau berjubah seperti habib yang lain. Selain itu, penelitian juga menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial seperti YouTube untuk menyebarkan dakwah Islam. Tema konten yang diangkat berkaitan dengan pengingat akan dekatnya kiamat dan pentingnya berdakwah dalam gaya milenial. Penelitian ini menggambarkan pentingnya penggunaan metode dakwah yang sesuai dengan syariat serta pesan Habib Jindan tentang kesederhanaan dalam beribadah dan konsistensi dalam melaksanakan kewajiban agama.
PERGESERAN FUNGSI HADIS DI MEDIA SOSIAL: Kajian Mediatisasi Hadis di Indonesia Perdana, Tazkia Anugraheni; Alfika Inayatul Masruroh
Holistic al-Hadis Vol 9 No 2 (2023): July -December 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Dakwah dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/holistic.v9i2.9447

Abstract

Social media plays a big role in the process of mediatising hadith in Indonesia. Instagram, Tiktok and Twitter are the social media used by most Indonesians. In the digital era, hadith is conveyed through these social media. The delivery is considered more effective because it can reach more audiences. This paper aims to see how the mediatisation of hadith on social media, especially in Indonesia, as well as the response of netizens to the mediatisation of hadith spread on social media. The results of this study show that the form of hadith mediatisation on social media is influenced by the goals and intentions of the account owner. The purpose and intention of the account owner are reflected in the hadith and narrative used in the content. Meanwhile, hadith content that has a lot of responses from netizens is content that tends to blend the Islamic Shari'ah derived from hadith with the reality in society.