Relly Suryani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sikap Al Khozin Terhadap IsrᾹῙliyyᾹt dalam Tafsir Al Qur'Ᾱn Relly Suryani
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 1 No. 01 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v1i01.428

Abstract

Yang menjadi pegangan bagi umat Islam adalah al-Qur’ᾱn dan hadiṡ. Permasalahan yang dihadapi umat Islam semakin banyak setelah kepergian baginda Muhammad saw. Sehingga para ulama harus sekuat tenaga mencari solusi dari permasalahan yang muncul. Dengan adanya ahli kitab yang masuk Islam menimbulkan dilema atas peran mereka dalam menjelaskan al Qur’ᾱn yang mereka ketahui sebelum muallaf dan dapat menimbulkan kontra terutama hal-hal yang terkait dengan ayat-ayat yang mengandung unsur Isrᾱῑliyyᾱt. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Isrᾱῑliyyᾱt menurut pandangan al Khazin, 2) Bagaimana sikap al Khazin terhadap Isrᾱῑliyyᾱt. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui Isrᾱῑliyyᾱt menurut pandangan al Khazin, 2) Mengetahui bagaimana sikap al Khazin terhadap Isrᾱῑliyyᾱt. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research dengan metode kualitatif melalui pendekatan tafsir maudhu’i (tematik). Sumber data utama penelitian ini yaitu al Qur’an al Karim, kitab tafsir al Khazin. Tehnik mengelolah data menggunakan metode deskriptif analisis. Adapun langkah-langkahnya adalah: 1) menetukan tema atau judul. 2) Menghimpun sejumlah ayat al Qur’an yang dijadikan objek studi, 3) Melacak berbagai pendapat ulama tafsir dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut, 3) menjabarkan pendapat-pendapat untuk mendapatkan informasi berkenaan dengan identitas dan pola berfikir mufassir. Sedangkan untuk menarik kesimpulan menggunakan metode deduksi. Penemuan penelitian ini secara garis besar yaitu: 1). Menurut al Khazin, Isrᾱῑliyyᾱt adalah suatu cerita yang berasal dari cerita orang-orang Yahudi yang masuk Islam. Ia menegaskan lagi bahwa cerita-cerita ini berasal dari orang-orang yang bukan asli beragama Islam yang diselundupkan dalam kitab-kitab tafsir dan hadiṡ dengan tujuan menggoyahkan iman dan merusak aqidah umat Islam. 2). Sikap al Khazin dalam menafsirkan cerita Isrᾱῑliyyᾱt adalah: a). Al Khazin bersikap tidak selektif dalam menukil riwayat. Hal ini dapat dilihat dari halaman dalam kitabnya yang membahas tentang cerita-cerita Isrᾱῑliyyᾱt. b). Al Khazin meriwayatkan banyak riwayat Isrᾱῑliyyᾱt tanpa penjelasan yang membenarkan atau melemahkan riwayat tersebut. c). Riwayat Isrᾱῑliyyᾱt yang dikemukakan al Khazin sangat panjang membuat pembaca terkesan dan terhanyut layaknya dongeng-dongeng.
IsrᾹῙliyyᾹt dalam Kitab Tafsir Al Alusi Relly Suryani
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 1 No. 02 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v1i02.434

Abstract

Al-Qur’ᾱn dan hadiṡ merupakan pegangan umat Islam. Setelah Rasul saw wafat dan dengan berlalunya zaman, permasalahan yang dihadapi umat Islam semakin banyak. Sehingga para ulama harus berijtihad mencari solusi dari permasalahan yang muncul. Adanya ahli kitab yang masuk Islam menimbulkan diskusi atas peran mereka dalam menjelaskan al-Qur’ᾱn yang mereka ketahui sebelum masuk Islam dan mengundang kontra terutama hal-hal yang terkait dengan ayat-ayat yang mengandung unsur Isrᾱῑliyyᾱt. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Isrᾱῑliyyᾱt menurut pandangan al Alusi, 2) Bagaimana sikap al Alusi terhadap Isrᾱῑliyyᾱt. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui Isrᾱῑliyyᾱt menurut al Alusi, 2) Mengetahui sikap al Alusi terhadap Isrᾱῑliyyᾱt. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research dengan metode kualitatif melalui pendekatan tafsir muqᾱran (perbandingan). Sumber data utama penelitian ini yaitu al-Qur’an al-Karim, kitab tafsir al-Alusi. Tehnik mengelolah data menggunakan metode deskriptif analisis. Adapun langkah-langkahnya adalah: 1) Menghimpun sejumlah ayat al-Qur’an yang dijadikan objek studi, 2) Melacak berbagai pendapat ulama tafsir dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut, 3) Membandingkan pendapat-pendapat mereka untuk mendapatkan informasi berkenaan dengan identitas dan pola berfikir dari masing-masing mufassir. Sedangkan untuk menarik kesimpulan menggunakan metode deduksi. Penemuan penelitian ini secara garis besar yaitu: 1) Isrᾱῑliyyᾱt menurut al Alusi adalah berita-berita bohong dan palsu yang dimasukkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab ke dalam kitab tafsir dan dikutip oleh ahli tafsir serta diduga bahwa berita-berita tersebut adalah benar, 2) Al-Alusi dalam menafsirkan kisah Isrᾱῑliyyᾱt adalah; pertama, beliau bersikap selektif dalam periwayatan. Kedua, beliau meriwayatkan riwayat Isrᾱῑliyyᾱt dengan memberikan alasan dan ulasan secara tegas. Ketiga, Riwayat Isrᾱῑliyyᾱt yang dikemukakan al-Alusi sangat singkat. Hal ini dapat dilihat dari halaman dalam kitabnya yang membahas tentang kisah-kisah Isrᾱῑliyyᾱt.