Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI TUTOR SEBAYA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TARI SISWA SMP Fitriah, Raisa; Sunaryo, Ayo; Sudirman, Agus
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 4, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v4i2.74348

Abstract

Design Of Time Estimation System In Manufacturing Products On Cnc Machinery With Process Approach Sudirman, Agus
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 2 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID), Januari
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/esaprom.v2i01.1424

Abstract

This research was conducted at the Industrial Service Unit of the University of Muhammadiyah Surakarta, which is a Service Unit engaged in the machinery industry, with a Make To Order-based production system. The current state of product completion time orders are made based on estimates only. In this study, a decision support system was designed to calculate product time estimates, change manual calculations or estimates with computer calculations. The calculation refers to product specifications and cutting tools used, where these two things are used to calculate the length of a machining process. In addition, the machine load, the time to order raw materials, the availability of working drawings, and the efficiency of the machine used are also considered. Based on the results of the implementation in the case of the RAGUM-TI product, the completion time was 6331.28 minutes or 106 hours, and the product could be completed in 16.5 days with 80% machine efficiency and 8 hours of work per day. With the decision support system produced in this study, it can increase the speed and accuracy of the estimation process by the company.
PROSES KREATIVITAS PENCIPTAAN JAIPONG WAYANG DI BENGKEL JAIPONG GALAKSINONGNONG'ART Oktaviani, Ayu Tri; Sunaryo, Ayo; Sudirman, Agus
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 5, No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v5i1.80876

Abstract

TARI KUNTUL LIWAT DI SANGGAR SUNDA PURA Sudirman, Agus; Fitri, Dessy Lidia; Sunaryo, Ayo
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 14 No. 1 (2025): Gesture: Jurnal Seni Tari (April)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v14i1.65298

Abstract

Tari Kuntul Liwat merupakan bagian integral dari upacara Mapag Panganten dan melambangkan kekayaan budaya Karawang yang penuh tradisi. Tarian ini mengambil burung kuntul sebagai inspirasi utama, simbol kehidupan agraris dan kesejahteraan masyarakat Karawang. Tari Kuntul Liwat merupakan Tari yang terintegrasi elemen dari Tari Gondang, yang relevan dengan konsep tarian rakyat, menambah kedalaman makna dan kesesuaian budaya tari ini. Penelitian ini menggunakan teori Etnokoreologi sebagai dasar, dipadukan dengan teori revitalisasi, ide penciptaan, koreografi, serta teori rias dan busana. Metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif diterapkan untuk mengeksplorasi struktur koreografi yang didominasi oleh desain gerak asimetris dengan penggunaan ruang, tenaga, dan waktu yang sedang. Tari Kuntul Liwat menggambarkan kekayaan budaya Karawang melalui simbol burung kuntul dan gerakan anggun yang mencerminkan kehidupan agraris. Unsur pengadaptasian Tari Gondang menambah makna dan keselarasan budaya tari ini. Tari Kuntul Liwat berfungsi sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Tari Kuntul Liwat mencakup kategori gerak pure movement pada Meber Jangjang, locomotion pada Mincid, dan gesture pada Ngapak Sajodo. Riasan yang digunakan penari perempuan adalah rias korektif, sementara busana penari perempuan meliputi brukat kebaya putih, kebaya (kutang nini), dan rok kain batik dengan warna putih, hijau, dan hitam, yang menggambarkan motif bulu burung kuntul dan area persawahan. Rias busana penari laki-laki, diadaptasi dari Tari Gondang, mencerminkan kesederhanaan dan keaslian pakaian tradisional yang nyaman. Secara keseluruhan, Tari Kuntul Liwat melambangkan kekayaan budaya dan kehidupan agraris masyarakat Karawang, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai, serta diharapkan dapat terus dilestarikan dan dikembangkan agar tetap relevan dan dinikmati oleh generasi mendatang.
PEMBELAJARAN TARI KIPAS PAKARENA DALAM EKSTRAKURIKULER SENI TARI Salsabila S, Asela Syahla; Budiman, Agus; Sudirman, Agus
Joged Vol 24, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/joged.v24i2.17931

Abstract

ABSTRAKKegiatan ekstrakurikuler kesenian di sekolah menengah atas merupakan sesuatu kegiatan pembelajaran yang mendukung mata pelajaran seni budaya Pola kegiatan ekstrakurikuler kesenian yang dikembangkan di sekolah lebih menekankan untuk memberikan beragam pengalaman praktik berkesenian serta penting untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat dan minat peserta didik sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pembelajaran tari kipas pakarena serta mendeksripsikan proses pembelajaran di dalam ekstrakurikuler seni tari SMAN 5 Cimahi. Metode yang digunakan deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 10 peserta didik ekstrakurikuler SMAN 5 Cimahi. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian bahwa peserta bisa mengenal kekayaan tari yang ada di Indonesia ini karena peserta didik memiliki minat tinggi dan aktif terlibat dalam setiap sesi latihan cenderung menunjukkan penguasaan yang lebih baik. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari kipas pakarena di SMAN 5 Cimahi dirancang dengan pendekatan yang berpusat pada kenyamanan dan kesenangan peserta didik Pembelajaran tari ini tidak hanya terbatas pada penguasaan aspek motorik berupa gerakan tari semata. Pembelajaran tari kipas pakarena kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler telah memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman dan apresiasi peserta didik terhadap budaya local ini terwujud melalui penyampaian informasi menyeluruh yang mengenai latar belakang sejarahABSTRACTPakarena Fan Dance Learning in Dance Arts Extracurricular Activities Extracurricular arts activities in senior high schools are learning activities that support arts and culture subjects. The pattern of extracurricular arts activities developed in schools emphasizes providing a variety of artistic practical experiences and is important to help develop students according to the needs, potential, talents and interests of senior high school students. This study aims to determine the concept of learning the Pakarena fan dance and describe the learning process in the dance extracurricular of SMAN 5 Cimahi. The method used is descriptive using a qualitative approach. The subjects of this study were 10 extracurricular students of SMAN 5 Cimahi. Data were collected through observation and interviews as well as documentation. The results of the study that participants can recognize the richness of dance in Indonesia because students have a high interest and are actively involved in each practice session tend to show better mastery. The implementation of the Pakarena fan dance extracurricular activities at SMAN 5 Cimahi is designed with an approach that focuses on the comfort and enjoyment of students. This dance learning is not only limited tomastering the motoric aspects of dance movements alone. Learning the Pakarena fan dance as an extracurricular learning activity has had a significant impact on students' understanding and appreciation of local culture. This is realized through the delivery of comprehensive information regarding the historical