Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE BERNYANYI DALAM PEMBELAJARAN MUFRODAT PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI INDONESIA Ulya, Zahratul; Wahdah, Nurul; Marsiah, Marsiah
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2024): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i1.2628

Abstract

Penerapan metode bernyanyi dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah Ibtidaiyah di Indonesia menunjukkan potensi sebagai strategi efektif untuk memfasilitasi penghafalan mufrodat. Penelitian ini berfokus pada latar belakang kurangnya penelitian mengenai faktor-faktor pendukung dan penghambat metode ini, serta bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam materi lagu, tahapan pembelajaran, dan faktor-faktor yang berpengaruh. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data, dianalisis dengan teknik Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa metode bernyanyi meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, khususnya pada materi al-hiwaayah. Proses pembelajaran yang dimulai dengan salam dan doa, diikuti pengajaran kosakata baru melalui lagu, memudahkan siswa dalam mengingat materi. Faktor pendukung termasuk perbendaharaan kata siswa dan semangat belajar yang tinggi, serta dukungan sarana prasarana. Namun, tantangan meliputi kurangnya ketertiban dan efektivitas yang berkurang bagi siswa yang tidak menyukai bernyanyi, serta kondisi kelas yang kurang kondusif. Berdasarkan hasil ini, penelitian merekomendasikan lebih lanjut tentang efektivitas metode bernyanyi terhadap minat, motivasi, dan prestasi belajar bahasa Arab, menunjukkan bahwa walaupun terdapat tantangan, metode bernyanyi memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan penghafalan mufrodat di kalangan siswa madrasah Ibtidaiyah. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya strategi pembelajaran yang inovatif dan kreatif dalam pendidikan bahasa, serta pentingnya mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor penghambat untuk memaksimalkan keefektifan metode pembelajaran.
IMPLEMENTASI METODE REGRESI LINIER PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN JAGUNG MANIS TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI PADAT Ulya, Zahratul
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i3.25190

Abstract

This study aims to analyze the effect of solid biofertilizer application on sweet corn yield using a multiple linear regression prediction model. The growth and yield of sweet corn are greatly influenced by the availability of adequate and balanced nutrients in the soil. Biofertilizer was chosen as an environmentally friendly alternative to reduce dependence on chemical fertilizers. Three doses of biofertilizer were tested, namely P0 (0 kg/ha), P1 (60 kg/ha), and P2 (120 kg/ha). Linear regression analysis was used to examine the relationship between biofertilizer dosage and growth, as well as the contribution of growth to yield. The results of the analysis showed that the P1 dose gave the best results for all parameters observed, including the weight and length of corn cobs, both with and without husks. The P0 dose produced the lowest values for all variables due to minimal nutrient intake, while the P2 dose showed a decrease in yield compared to P1, indicating a possible effect of nutrient saturation. Thus, a dose of 60 kg/ha (P1) was identified as the optimal dose for increasing sweet corn productivity under the conditions of this study. This proves that linear regression can be used as a tool to predict crop yields based on biological fertilizer doses, thereby helping farmers determine the optimal dose to increase sweet corn productivity in a sustainable manner. Kata kunci: sweet corn, solid biofertilizer, fertilizer dose, yield, linear regression