Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH LOKASI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA FOTOCOPY GITA JAYA DEPOK SETYAWAN, ARIES
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2707

Abstract

This research was conducted at Gita Jaya in Depok City with the aim of determining the effect of location and service quality on consumer loyalty. Sampling was carried out using a purposive sampling method with a sample size of 50 people as respondents. The analysis method used is the multiple linear regression method with the help of the IBM SPSS Statistics version 25.0 program. From the research results, the regression equation is obtained, namely Y = 0.197 + 0.221X1 + 0.482X2, it appears that Location and Service Quality have a positive influence on Consumer Loyalty to Gita Jaya in Depok City. In addition, simultaneous testing (F test) was carried out, and significance for the F test was obtained <0.05. So that the two independent variables, namely location and service quality, together have a positive and significant effect on the dependent variable, namely Consumer Loyalty to Gita Jaya in Depok City. Meanwhile, the Partial Regression Test (t test) shows that the location variable has a significant effect on Consumer Loyalty at Gita Jaya in Depok City, sig for the t-test <0.05. The service quality variable has a more dominant and significant influence on Consumer Loyalty at Gita Jaya in Depok City where the regression coefficient is greater than the location variable coefficient. Apart from that, the results of the multiple correlation coefficient of 0.765 show that the level of relationship between all independent variables and the dependent variable in this study is at the criteria of high relationship closeness. The magnitude of the influence caused by these third variables together influences the consumer loyalty variable with a percentage of 58.5%. Meanwhile, 41.5% was influenced by other factors not included in this study. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada Gita Jaya di Kota Depok dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Lokasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Konsumen. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Stastic versi 25.0. Dari hasil penelitian diperoleh persamaan regresi yaitu Y = 0,197 + 0,221X1 + 0,482X2, terlihat bahwa Lokasi dan Kualitas Pelayanan mempunyai pengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen pada Gita Jaya di Kota Depok. Selain itu dilakukan pengujian simultan (Uji F), diperoleh signifikansi untuk uji F<0,05. Sehingga kedua variabel independen yaitu lokasi dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaitu Loyalitas Konsumen pada Gita Jaya di Kota Depok. Sedangkan Uji Regresi Parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel lokasi berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen pada Gita Jaya di Kota Depok, sig untuk uji-t <0,05. Variabel kualitas pelayanan lebih dominan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen pada Gita Jaya di Kota Depok dimana koefisien regresinya lebih besardari koefisien untuk variable lokasi. Selain itu, hasil koefisien korelasi berganda sebesar 0,765 menunjukkan tingkat hubungan seluruh variabel independen terhadap variabel dependen dalam penelitian ini berada pada kriteria keeratan hubungan yang tinggi. Besarnya pengaruh yang ditimbulkan oleh ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mempengaruhi variabel loyalitas konsumen dengan persentase sebesar 58,5%. Sedangkan 41,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Tiktok Algorithm and Its Impact on Marketing Strategy Setyawan, Aries
RADINKA JOURNAL OF SCIENCE AND SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Vol. 2 No. 3 (2024): Radinka Journal of Science and Systematic Literature Review (RJSLR)
Publisher : RADINKA JAYA UTAMA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56778/rjslr.v2i3.375

Abstract

Online marketing uses many media, including TikTok, which businesses use. According to the study, people widely use TikTok, a new social networking site in Indonesia, to build businesses and jobs. This study aimed to identify and explain the difficulties associated with implementing learning assessments in the era of self-directed learning. This study uses a descriptive qualitative approach, which is a type of research that relies on data to explain existing theories and develop new theories. TikTok's algorithm enables marketers to target specific demographics with their ads. To get the best digital marketing results from TikTok, you must understand how the algorithm works, monitor trends, and properly engage with the community. TikTok is a platform that prioritizes innovation and short videos created by marketers who always follow trends, actively interact with their audience, and follow trends. Digital marketing necessitates a thorough understanding of the TikTok algorithm, as it enhances active engagement and empowers users. Through algorithm knowledge, sellers can improve marketing content results. TikTok needs to interact with its audience creatively, effectively, and relevantly to achieve its marketing goals.
Strategi untuk Meningkatkan Penjualan dengan Pemasaran Digital Setyawan, Aries
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i4.2842

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam meningkatkan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan betapa pentingnya strategi pemasaran digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lainnya karena kehadiran mereka memungkinkan penciptaan lapangan kerja baru dan kesempatan bagi rumah tangga untuk menghasilkan uang. Ini dicapai dengan menggunakan metodologi penelitian deskriptif. Untuk melakukan analisis, peneliti menggunakan data dari buku, jurnal, dan artikel. Sebagian besar informan setuju bahwa interaksi, biaya, dan kepuasan pelanggan meningkat melalui pemasaran digital. Saat ini, UMK harus memikirkan proses pemasaran yang efektif. Informasi biasanya diberikan setiap hari untuk mempertahankan dan menarik pelanggan lama. Setiap bisnis UMKM mengatakan bahwa iklan digital membantu mereka dalam menginformasikan dan berinteraksi secara langsung dengan pelanggan. Para pelaku UMKM mengatakan bahwa beberapa UMKM dapat meningkatkan penjualan, pangsa pasar, dan kesadaran pelanggan.
Strategi Pemasaran Digital Bisnis Kedai Kopi Setyawan, Aries; Karsimin, Karsimin; pantjaningsih, Pri
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 4 (2023): Special Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i4.445

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen dan konsumen kopi terbesar di dunia. Masyarakat Indonesia menjunjung tinggi minum kopi karena merupakan kebiasaan mempersatukan dan mempererat persaudaraan. Indonesia mengalami peningkatan jumlah peminum kopi selama beberapa tahun terakhir, yang dibarengi dengan perluasan kedai kopi mutakhir. Munculnya jenis kedai kopi baru yang menerapkan strategi pemasaran digital menghadirkan peluang sekaligus potensi solusi dari permasalahan yang sudah ada. Gemar Coffee, kedai kopi di Cibubur Cileungsi, merupakan objek dalam penelitian ini. Tujuh ide bauran pemasaran dan analisis SWOT digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan metodologi kualitatif dengan paradigma interpretatif. Temuan studi menunjukkan bahwa Gemar Coffee memiliki potensi untuk membangun model bisnis yang berkelanjutan dalam menghadapi persaingan yang ketat, meskipun perusahaan belum sepenuhnya menerapkan pemasaran digital.