Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Humas Pemerintah Dalam Program Rumah Umum Tidak Layak Huni Terhadap Citra Pemerintah Nabilah Puteri Azzahra; Sa’adiyah El Adwiyah; Nani Nurani Muksin
SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/saber.v2i2.998

Abstract

Based on development priorities, the city government repairs uninhabitable houses into habitable houses for people who cannot meet the physical needs of habitable houses in their socio-economic environment. So, the South Tangerang City Government is implementing a program to build Uninhabitable Public Houses (RUTLH). This research aims to determine how much influence government public relations has in the RUTLH development program on the image of the South Tangerang City government. The main theory used in this research is the government public relations theory according to Cutlip, Center and Broom (2015:5-6), then the South Tangerang City Government Image theory according to Kanaidi (2010:33). The data collection technique was carried out by distributing questionnaires to 40 respondents who had been counted. Sampling used the Stratifight Random Sampling Technique. This research is shown by the average value of respondents' answers for variable (X) of 3.27, this value is classified as high (Agree) and the average value of respondents' answers to variable (Y) is 3.14 which is also predominantly high (Agree). The considerable influence of Government Public Relations and the Image of the South Tangerang City Government can also be seen from the (R) correlation value of 0.759 which is said to be high or strong and the R Square value of 0.576 or 57.6% is influential while the remaining 42.4% is influenced by other things. .
Penyuluhan Kesehatan Mental Social Media Insecurity: Don’t Compare, Be Yourself El Adawiyah, Sa'diyah; Istiqfarha Sojapani; Dinda Putri Yulianti; Mutiah Apritawati; Nabilah Puteri Azzahra; Nisa Setyaningrum
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1641

Abstract

Rasa tidak aman atau insecure dapat memicu terjadinya hal negative pada diri, seperti stress. Memang perasaan ini pasti pernah dialami setiap orang, namun tidak ada satu orang pun yang menginginkan itu terjadi. Perkembangan tekhnologi ibarat pedang bermata dua; adanya kemudahan, namun juga tekanan. Kondisi ekonomi yang kurang stabil, standar hidup yang makin tinggi dan media social membuat orang harus selalu produktif. Tanpa disadari memengaruhi kondisi mental generasi muda atau remaja berusia 10-19 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain eksperimen melalui pre test dan post test dengan jumlah 108 mahasiswa. Berdasarkan hasil pre test dan post test didapatkan hasil terjadinya peningkatan pengetahuan mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sosialisasi dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya. Sebanyak 108 peserta baik dari mahasiswa maupun non mahasiswa merasakan perasaan insecure , mulai dari faktor genetic yang ikut mempengaruhi, stressor dari lingkungan, takut mengecewakan orang lain, kurangnya rasa percaya diri, bergantung pada orang lain, hingga pula dari rasa overthinking. Banyak yang bisa dilakukan seperti jadi diri sendiri, belajar dari masa lalu, temukan kelebihan yang dimiliki, dan juga kelilingi dirimu dengan orang suportif, hingga lakukan detox media sosial.