Akbar Waliyuddin Pakpahan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jejak-Jejak Tertulis: Sejarah Pembukuan Hadis Dalam Islam Akbar Waliyuddin Pakpahan; Mutohharun Jinan
Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam Vol. 4 No. 3 (2024): Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islamm UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tanjak.v4i3.24487

Abstract

This study examines the development, controversy, and influence of hadith bookkeeping in the Islamic tradition from early times to modern contexts. Hadith, as the second source in the Islamic religious hierarchy after the Quran, played an important role in directing religious practice, the establishment of Islamic law, and understanding of the teachings of the Prophet Muhammad (PBUH) as well as the early period of Islam. Although it began soon after the death of the Prophet, the process of bookkeeping hadith has been marred by controversies surrounding authority, reliability, and methodology. These controversies include the validity of hadiths, the reliability of narrators, selection criteria, and methodologies of interpretation, as well as political and ideological influences in the bookkeeping process. Through a qualitative approach with literature studies, this study analyzes patterns, themes, and arguments that arise in literature related to history, methodology, and controversy in hadith bookkeeping. The results showed that hadith bookkeeping had a significant role in the development of Islamic thought and practice, despite methodological debates. Hadith bookkeeping remains an important cornerstone in the Islamic tradition, and the advice for the future is to maintain the quality and integrity of the hadith bookkeeping process and pay attention to various perspectives in interpreting and applying hadith in a contemporary context.
Teori Pembelajaran K.H. Ahmad Dahlan Rika Amalia; Akbar Waliyuddin Pakpahan; Andrianto
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.542

Abstract

Adanya dikotomi antara pendidikan pengetahuan umum dan pengetahuan agama yang masif pada zaman itu. Hal ini menjadi perhatian besar Ahmad Dahlan, yang mana upaya mengembangkan pendidikan yang proporsional tetapi juga mampu menghentikan dikotomi antara pendidikan pengetahuan umum dan pengetahuan agama. Oleh sebab itu penelitian ini menjadi penting untuk mengetahui Islam menurut Ahmad Dahlan, bagaimana tujuan pendidikan Ahmad dahlan dan bagaimana konsep pembaharuan pendidikan Islam menurut Ahmad dahlan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Hasil analisis penelitian ini, pertama: Memajukan agama Islam melalui pendidikan, perkumpulan, sarana ibadah, dan penerbitan media dakwah dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku. Kedua, ialah pembinaan dan penguatan agama Islam bagi anggota. Ketiga, memasukan mata pelajaran umum kedalam Pendidikan Lembaga Pendidikan Islam; mengajarkan pendidikan agama ekstra kurikuler di sekolah-sekolah Belanda; ceramah agama menjelang dimulainya rapat-rapat di Budi Utomo.