Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

تطبيق الطريقة التركيبية والتحليلية في تعليم اللغة العربية لتحسين مهارة القراءة لدى طلبة المدرسة الدينية التكميلية إعانة المبتدي دارنجدان برواكرتا Jamaludin, Muhammad Jamjam; Munir, Dede Rizal; Luthfi, Taufik; Fajar, Ahmad
Ta'limi | Journal of Arabic Education and Arabic Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Ta'limi
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tlmi.v3i1.94

Abstract

الهدف من هذا البحث هو معرفة نتائج تعلم الطلبة في مدرسة الدينية التكميلية إعانة المبتدي على تعلم اللغة العربية في مهارة القراءة قبل تطبيق الطريقة التركيبية والتحليلية وذلك لمعرفة تعلم اللغة العربية في مهارة القراءة بالتطبيق الطريقة التركيبية والتحليلية ولمعرفة تعلم اللغة العربية في مهارة القراءة بعد استخدام الطريقة التركيبية والتحليلية. يستخدم هذا البحث المقاربة الكمية والأنواع تجريبي مع تصميم واحد الاختبار الأولي والنهائي بأسلوب جمع البيانات المستخدمة هي المقابلة والملاحظة. ثم أسلوب تحليل البيانات تستخدم الاختبار والاستفتاء. أظهرت نتائج هذا البحث أن نتائج تعلم الطلبة في مهارة القراءة قبل استخدام الطريقة التحليلية التركيبية حصلت على متوسط قيمة يبلغ (59،22) وأظهرت نتائج غير مطابقة للمعايير الحد الأدنى. أما نتائج تعلم الطلبة بعد استخدام الطريقة التحليلية التركيبية فحصلت على متوسط قيمة يبلغ (86،33) وأظهرت نتائج جيدة وفقا للمعايير الحد الأدنى. وبالتالي، فإن تطبيق الطريقة التحليلية التركيبية في تعلم مهارة القراءة يعزز نتائج تعلم الطلبة، وبناء على نتائج اختبار تأكيد العينات المقترنة، فإنه يحصل على قيمة (0،000) التي تشير إلى أن القيمة الإحصائية أصغر من (0،5) ويمكن استنتاج أن نتائج تعلم الطلبة متوافقة مع معايير زيادة القيمة.
Peningkatan Pemahaman Nahwu Melalui Metode Team Games Tournament (TGT) Di Pondok Pesantren Ar-Raoudotussibyan Cihanjawar-Purwakarta Jamaludin, Muhammad Jamjam; Fajar, Ahmad
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i2.18085

Abstract

Abstrak  Kaidah ilmu nahwu mengkaji tentang perubahan akhir kalimat sehingga tatanan bahasa akan menentukan benar atau salah bacaan. Masalah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santri belum memahami kaidah ilmu nahwu karena kurang memperhatikan penjelasan guru sehingga santri tidak ada motivasi untuk belajar ilmu nahwu. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode participatory Action Research (PAR) yang merupakan pengabdian yang dilakukan dalam tiga tahap; riset, aksi, dan partisipasi dengan masyarakat. Peningkatan pemahaman nahwu merupakan alat untuk membantu santri dalam aspek membaca dan menulis bahasa Arab. Melalui metode TGT dapat meningkatkan kemampuan santri dalam mempelajari ilmu nahwu, dengan alasan bahwa pembelajaran menggunakan metode TGT dapat motivasi santri sehingga santri mendapatkan daya tarik untuk terus menerus belajar kaidah ilmu nahwu. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu santri dalam peningkatan pemahaman nahwu. Hasil dari tes non-objektif dengan uraian bebas, pemahaman nahwu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam penggunaan metode TGT terdapat peningkatan pada temuan awal yang kriteria baik 20% menjadi 26%, kriteria cukup 34% menjadi 54%, dan kriteria kurang baik 46% menjadi 20%. Berdasarkan hasil yang dicapai dengan menggunakan metode TGT telah berhasil meningkatkan kemampuan santri dalam pembelajaran nahwu, meskipun tidak mencapai 100%.Kata Kunci: Ilmu Nahwu, Metode TGT, PAR
PENINGKATAN PEMAHAMAN NAHWU MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DI PONDOK PESANTREN AR-RAOUDOTUSSIBYAN CIHANJAWAR Jamaludin, Muhammad Jamjam; Fajar, Ahmad
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10275

Abstract

Kaidah ilmu nahwu merupakan ilmu yang mengkaji tentang perubahan akhir kalimat sehingga tatanan bahasa akan menentukan benar atau salah sebuah bacaan. Masalah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santri belum memahami kaidah ilmu nahwu, faktor yang mempengaruhinya ialah santri itu sendiri yang kurang memperhatikan penjelasan seorang guru sehingga santri tidak ada motivasi untuk belajar ilmu nahwu. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang merupakan pengabdian yang dilakukan dalam tiga tahap; riset, aksi, dan partisipasi dengan masyarakat. Peningkatan pemahaman nahwu merupakan alat untuk membantu santri dalam aspek membaca dan menulis bahasa Arab. Melalui metode TGT dapat meningkatkan kemampuan santri dalam mempelajari ilmu nahwu, dengan alasan bahwa pembelajaran menggunakan metode TGT dapat motivasi santri sehingga santri mendapatkan daya tarik untuk terus menerus belajar kaidah ilmu nahwu. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu santri dalam peningkatan pemahaman nahwu. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam penggunaan metode TGT terdapat peningkatan pemahaman nahwu pada temuan awal yang kriteria baik 20% menjadi 26%, kriteria cukup 34% menjadi 54%, dan kriteria kurang baik 46% menjadi 20%.