Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simulasi Molecular Docking Aktivitas Anti-inflamasi Daun Kirinyuh (Eupatorium odoratum) dengan Menghambat Mediator Inflamasi Cyclooxygenase 2 (COX2) dan Prostaglandin D2 (PGD2) pada Osteoarthritis Maulana, Gilang Ramadhan; Mirza, Denis Mery; Wibisono, Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan sendi, tulang subkondral, dan pembentukan osteofit. Prevalensi OA masih besar dengan terapi utama adalah obat anti-inflamasi non steroid (NSAID). Namun, penggunaan NSAID dalam waktu lama menyebabkan efek samping pada saluran pencernaan. Tanaman kirinyuh (Eupatorium odoratum) diduga memiliki khasiat sebagai anti-inflamasi. mediator kimiawi prostaglandin D2 (PGD2) dan cyclooxygenase 2 (COX2), yang menyebabkan inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi senyawa aktif dari Tanaman kirinyuh yang yang diduga berpotensi menghambat PGD2 dan COX2 sebagai agen anti-inflamasi melalui molecular docking. Metode penelitian ini menggunakan 6 senyawa aktif yaitu Anisic acid, Beta-amyrin, odoratine, Beta-sitosterol, Gamma-sitosterol, dan acacetine dari tanaman kirinyu menggunakan metode penambatan molekul dengan target protein termasuk PGD2 (ID: 1S2A) dan COX2 (ID: 5IKR). Proses docking dilakukan dengan menggunakan aplikasi PyRX-Virtual screening dengan hasil nilai binding affinity dan %similarity. Hasilnya divisualisasikan dalam aplikasi BIOVIA Discovery Studio 2021. Hasil penelitian terhadap 6 senyawa aktif dalam tanaman kirinyuh menunjukkan bahwa, pada protein COX2 senyawa paling baik adalah senyawa anisic acid yang dapat Berinteraksi dengan situs aktif protein COX2 melalui ikatan hidrogen dengan TYR385. pada protein PGD2 senyawa paling adalah senyawa acacetine yang dapat Berinteraksi dengan situs aktif protein PGD2 melalui ikatan hidrogen dengan GLN222. Ini menunjukkan bahwa senyawa dari tanaman kirinyuh sebagai penghambat PGD2 dan COX2. Interaksi kompleks protein-ligan antara PGD2 dan COX2 dengan senyawa pada tanaman Kirinyuh dapat menyebabkan efek penghambatan pada PGD2 dan COX2.
Peningkatan Literasi Keamanan Kosmetik melalui Edukasi dan Praktik Identifikasi Bahan Berbahaya pada Siswa SMKS Jayanegara Lawang Widiyana, Anita Puspa; Afandi, Ryan; Febriani, Adelia Valentina; Kamila, Clarissa Rahmaini; Maulana, Gilang Ramadhan; Safira, Mega Septiandhyana
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v8i1.1169

Abstract

Bahan kimia berbahaya yang terdapat pada kosmetik antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat, dan pewarna merah dapat mengganggu berbagai jaringan dalam tubuh. Umumnya anak usia remaja sering menggunakan kosmetik, namun pemahaman mereka dalam pemilihan produk yang lebih aman dan tidak mengandung bahan berbahaya sering terlupakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keamanan kosmetik dan kemampuan identifikasi bahan berbahaya pada siswa SMKS Jayanegara Lawang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi dengan ceramah interaktif, tutorial praktik identifikasi merkuri dan hidrokinon menggunakan reagen sederhana, serta diskusi aktif dengan peserta. Kegiatan diikuti oleh 42 siswa kelas XII yang terdiri dari 40 perempuan dan 2 lak i - laki. Evaluasi dilakukan menggunakan pre - test dan post - test berisi 10 soal pilihan ganda, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed - rank test . Berdasarkan penilaian pre - test dan post - test dari 42 peserta didapatkan rata - rata nilai pre - test dan post - test secara berurutan sebesar 82,38 dan 93,09. Hasil ini menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah diberi materi sebesar 13% dengan nilai signifikansi (p - value ) 0,000 yang menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik. Peningkatan pengetahuan peserta menunjukkan bahwa materi edukasi dapat dipahami oleh peserta dan metode tutorial praktik efektif dalam meningkatkan keterampilan identifikasi. Sehingga dapat disi mpulkan pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat setelah mengikuti kegiatan edukasi tentang bahan kimia berbahaya pada kosmetik.