Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI PESERTA DIDIK SMP KH AMIR Karnia ulia wulan febrianti; Ana Nurfita
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i12.2021

Abstract

Artikel ini membahas peran lingkungan sekolah dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Lingkungan sekolah melibatkan komponen sosial dan nonsosial, yang mencakup guru, karyawan, teman sekolah, budaya sekolah, kurikulum, program, dan sarana prasarana. Fokus utama adalah pada hubungan antara lingkungan sekolah dengan kegiatan pembelajaran di kelas, di mana cara penyampaian guru dan lingkungan pertemanan sekolah dapat memengaruhi prestasi akademik peserta didik. Program sekolah yang mendukung, juga memiliki dampak positif terhadap prestasi peserta didik. Sarana dan prasarana pendidikan yang baik dikelola dapat meningkatkan produktivitas belajar, konsentrasi, dan fokus peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan sekolah terhadap prestasi akademik peserta didik serta mendorong upaya peningkatan kualitas lingkungan sekolah dan program-program pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji beberapa sumber yang telah terbit dan melakukan kuisioner serta wawancara.Kesimpulannya, artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan meningkatkan motivasi serta prestasi akademik peserta didik.
TRANSFORMASI PERAN PEREMPUAN DALAM DUNIA KERJA DI ERA MODERN Ana Nurfita; Karnia ulia wulan febrianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10336

Abstract

Peran perempuan dalam dunia kerja telah mengalami transformasi signifikan dari masa lalu hingga era modern, dengan kontribusi besar di sektor pendidikan, politik, ekonomi, dan STEM. Perubahan ini didorong oleh peningkatan akses pendidikan, kebijakan kesetaraan gender, dan kemajuan teknologi yang menciptakan peluang kerja lebih fleksibel. Meskipun demikian, perempuan masih menghadapi tantangan seperti bias gender, kesenjangan gaji, diskriminasi, serta beban ganda antara pekerjaan dan tanggung jawab domestik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perubahan peran perempuan di dunia kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi ini, serta peluang dan tantangan yang dihadapi perempuan. Melalui pendekatan kualitatif dan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara, penelitian ini mengungkapkan bagaimana perempuan semakin terlibat dalam sektor-sektor yang sebelumnya didominasi laki-laki, serta pentingnya dukungan kebijakan dan sosial dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Meskipun telah terjadi kemajuan signifikan, perjuangan untuk kesetaraan gender di dunia kerja masih memerlukan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mencapai kesetaraan yang lebih besar
HUKUM SEBAGAI ALAT KEKUASAAN: ANALISIS SOSIOLOGIS TERHADAP KEBIJAKAN YANG TIDAK NETRAL Ana Nurfita; Karnia ulia wulan febrianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i3.13217

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana hukum dalam masyarakat modern seringkali tidak bersifat netral, melainkan menjadi alat kekuasaan bagi elite politik dan ekonomi. Pendekatan sosiologis digunakan untuk menyoroti bagaimana hukum dapat menjadi instrumen dominasi yang dilegitimasi melalui mekanisme legal-formal dan simbolik. Dengan mengacu pada teori Karl Marx, Max Weber, Pierre Bourdieu, serta pemikir hukum Indonesia seperti Satjipto Rahardjo dan Zainal Arifin Mochtar, artikel ini mengungkap bagaimana hukum mencerminkan dan memperkuat relasi kuasa yang timpang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi terhadap sejumlah kasus di Indonesia, seperti pengesahan Omnibus Law, penerapan UU ITE secara represif, dan kemunculan kembali Dwifungsi TNI. Temuan menunjukkan bahwa hukum kerap disusun dan ditegakkan secara tidak adil, berdampak pada marginalisasi kelompok rentan dan melemahkan demokrasi substantif. Studi ini menekankan pentingnya kesadaran kritis terhadap relasi antara hukum dan kekuasaan untuk mewujudkan keadilan hukum yang sejati dan inklusif.