Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MENDALAM TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN Ina Magdalena; Siti Holisoh; Suci Angraeni
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v3i3.2111

Abstract

Tujuan pendidikan adalah membantu peserta didik menjadi manusia yang berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Pendidikan harus berdampak pada potensi hati nurani dan kompetensi siswa. Tujuan dari upaya guru untuk membantu pembelajaran siswa adalah untuk menjadikan pengajaran efektif dan berhasil dalam proses yang menumbuhkan interaksi pembelajaran yang sehat. Modifikasi paradigma pembelajaran tersebut salah satunya adalah perubahan orientasi pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Metodologi partisipatif menggantikan pendekatan ekspositori, dan pendekatan yang lebih bersifat tekstual diubah menjadi pendekatan kontekstual. Meningkatkan standar pengajaran dalam hal pendekatan dan hasil adalah tujuan dari semua perubahan ini. Untuk mengevaluasi efektivitas pengajaran dengan mengadakan tes, karena hasil tes dapat memberikan wawasan tentang beberapa topik yang berkaitan dengan pengajaran.
Hasil Penerapan Asesmen Anak Disgrafia Di Sekolah Inklusi Suci Angraeni; Delvia Rahmah; Lilis Hermawati; Nadzifa Shafira Putri; Dela Kurnia Agustina; Retno Andriyani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe and analyze the results of assessment implementation for children with dysgraphia at Sudimara Timur 2 State Elementary School as an inclusive education provider. The research employed a qualitative approach with descriptive case study design involving two dysgraphic students with different characteristics and one special education teacher as key informant. Data collection techniques included in-depth interviews, participatory observation, and document analysis of assessment results. Research findings indicate that dysgraphia manifests in complex spectrum variations with different specific barriers in each individual. Assessment implementation using combination of formal instruments and direct observation produced complementary data illustrating that writing abilities fluctuate depending on learning contexts, with lower-grade students obtaining instrument scores of 51 in Sufficient category and observation scores of 32 in Good category, while upper-grade students demonstrated instrument scores of 62 and observation scores of 30 in Good category. Intervention strategies based on assessment results including fine motor exercises and structured writing therapy with 60% time allocation proved effective in improving writing abilities. Main challenges include limited learning media and minimal multi-stakeholder collaboration. Comprehensive assessment results serve as essential foundation for developing individual education programs tailored to specific needs of children with dysgraphia.   Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis hasil penerapan asesmen anak disgrafia di Sekolah Dasar Negeri Sudimara Timur 2 sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif yang melibatkan dua siswa disgrafia dengan karakteristik berbeda dan satu guru pendidikan khusus sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen hasil asesmen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa disgrafia muncul dalam variasi spektrum yang kompleks dengan hambatan spesifik berbeda pada setiap individu. Implementasi asesmen menggunakan kombinasi instrumen formal dan observasi langsung menghasilkan data komplementer yang menggambarkan kemampuan menulis bersifat fluktuatif bergantung konteks pembelajaran, dengan siswa kelas rendah memperoleh skor instrumen 51 kategori Cukup dan observasi 32 kategori Baik, sedangkan siswa kelas tinggi menunjukkan skor instrumen 62 dan observasi 30 kategori Baik. Strategi intervensi berbasis hasil asesmen berupa latihan motorik halus dan terapi menulis terstruktur dengan alokasi waktu 60% terbukti efektif meningkatkan kemampuan menulis. Tantangan utama meliputi keterbatasan media pembelajaran dan minimnya kolaborasi multipihak. Hasil asesmen komprehensif menjadi landasan penting penyusunan program pendidikan individual yang sesuai kebutuhan spesifik anak disgrafia.   Kata Kunci: asesmen, disgrafia, pendidikan inklusi, program intervensi, sekolah dasar