Rifa’i, Ahmad Iqbal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NAVIGASI KESUKSESAN GURU DAN SISWA DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA Rifa’i, Ahmad Iqbal; Putra, Naufal Diama
Abtadi : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2 No 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Juni 2024 : Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/pgmi.v2i2.1471

Abstract

ABSTRACT: The Merdeka curriculum is a student-centered curriculum aimed at promoting critical thinking, creativity, and problem-solving skills among students, it emphasizes the importance of holistic education, which combines not only academic subjects but also socio-emotional learning and practical skills. One aspect of the Merdeka Curriculum is to emphasize personalized learning to meet the individual needs of students and increase their involvement in the learning process. To create successful learning in an independent curriculum, it is necessary to discuss the implementation, navigation of success, challenges, and impact of the Merdeka Curriculum in Indonesian primary schools, with a focus on the experience of teachers and students. This research uses a qualitative approach with a library study as a data collection method. Merdeka's curriculum has improved student engagement, creativity, and problem-solving skills despite challenges such as adaptation of new teaching methods and technologyintegration. The teachers found that collaboration and professional development continuously supported successful implementation. It is also about strategies for the successful navigation of teachers and students in the Free Curriculum, including inclusive practices and the necessary support system to support educators in improving the quality of education for all students, by adapting teaching methods and creating an inclusive and supportive learning environment.
Membangun Karakter Bangsa: Integrasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari di MIN 2 Ngawi Syah, Nur Ifan; Wulandari, Sri; Rifa’i, Ahmad Iqbal; Aisyah, Farihatun Nur; Himmah, Fa’ikhotul; Anisa’, Ni’matul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3060

Abstract

Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara, setiap butir Pancasila yang mengandung nilai-nilai harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dapat menjadi petunjuk karakter bangsa Indonesia untuk menuju arah yang baik serta karakter bangsa yang menurun seiring meningkatnya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memerlukan adanya integritas nilai-nilai Pancasila yang mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan Pancasila sebagai landasan pembentukan karakter bangsa yang berintegritas, khususnya di tengah tantangan globalisasi dan degradasi moral. Masalah utama yang diidentifikasi adalah masih rendahnya internalisasi nilai-nilai integritas seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dalam kehidupan generasi muda, yang tercermin dari maraknya perilaku korupsi, intoleransi, dan melemahnya rasa kebangsaan. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan pendidikan Pancasila melalui pendekatan holistik dan integratif, yaitu dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pembiasaan perilaku positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter berintegritas serta memberikan rekomendasi strategis untuk optimalisasi implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil nya menunjukkan bahwa implementasi pendidikan Pancasila yang terintegrasi dalam kurikulum, didukung keteladanan guru, dan pembiasaan nilai-nilai luhur secara konsisten, mampu meningkatkan kesadaran dan perilaku integritas pada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar pendidikan Pancasila benar-benar menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.