Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDENTS' DIFFICULTIES IN WRITING ENGLISH TH2 8 MIFTAHUL ULUM 2 PUNGGUR Mas'udi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i10.6008

Abstract

Mas'udi 2023 Analysis of Students' Ability and Examination in Descriptive Writing (Studies in Grade II MTs MIFTAHUL ULUM 2 PUNGGUR). Faculty of Teacher Training and Education, University of UNU KALBAR. Supervised by Miss Alvina Yolanda and mister nizar. This study aims to determine the abilities and difficulties of MTs MIFTAHUL ULUM 2 PUNGGUR students in writing descriptive texts. The method used in this research is descriptive quantitative. The researcher used a written test as the instrument. The population of this study were students of class VIII MTs MIFTAHUL ULUM 2 PUNGGUR for the 2022/2023 academic year. The sample is class VIII which consists of 12 students selected by using purposive sampling. The finding indicated that the students ability in writing descriptive text was classified into very poor. The students writing ability in content categories was 2.63. It was classified very poor. The students writing in organization was 2.09. It was classified very poor. The students writing in vocabulary was 2,93. It was classified very poor. The students writing in grammar was 1,75. It was classified very poor. And the students writing in mechanic was 2,33. It was classified very poor. While the students difficulties in writing was Language features of descriptive text consist of describing object in detail, lack of vocabulary and grammar mastery so majority of the students was difficult to create the sentences and write correct spelling words. From the result, the researcher is able to conclude that students have not deep understanding in writing of descriptive text.
Drajat Mukti : Nilai Dakwah Birrul Walidain Dalam Motif Sarung Batik Al Hazmi Muhammad Adam Maulana; Mas'udi
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v10i2.14129

Abstract

Sarung batik Drajar Mukti merupakan bentuk nilai dakwah birrul walidain atau berbakti kepada orang tua. Di tengah arus globalisasi serta perkembangan teknologi membuat pentingnya menanamkan nilai-nilai moral Islam, dimana media penyampaian dakwah tidak hanya melalui lisan, melainkan dapat disampaikan melalui karya seni seperti motif batik yang merupakan warisan budaya penuh makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi terhadap pencipta motif sarung batik Drajat Mukti, kemudian data dianalisis menggunakan metode semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarung batik motif Drajat Mukti bukan sekedar karya seni atau sebagai hiasan, namun motif yang ditampilkan menjadi media dalam penyampaian pesan dakwah, khususnya tentang pentingnya berbakti terhadap kedua orang tua dalam ajaran agama Islam. Simbol dan makna dalam motif sarung Drajat Mukti memberikan sugesti positif serta menjadi pengingat bagi pemakai akan kewajiban dalam birrul walidain atau berbakti terhadap orang tua.