Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur pada Cerpen Si Malanca Karya Harris Effendi Thahar Abid, Syaiful; Muslihah, Nur Nisa'i
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8794

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan Tindak Tutur berupa Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam cerpen Si Malanca karya Harris Effendi Thahar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa Tindak Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi yang terdapat dalam cerpen Si Malanca Karya Harris Effendi Thahar. Adapun sumber data diambil dari percakapan yang ada pada cerpen Si Malanca karya Harris Effendi Thahar. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada cerpen si Malanca, ujaran yang muncul adalah Rasa Terkejut dan Takut, Penasaran, Rasa Egoisme. Keangkuhan Kekuasaan dan Kesombongan. Tindak lokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 10 kutipan. Pada cerpen Si Malanca, Ilokasi yang digunakan adalah sikap protes dan rasa bersalah akan sesuatu. Tindak Ilokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 13 kutipan. Adapun tindak perlokasi yang digunakan adalah ekspresif (Expressives) dan komisif (Commissives). Tindak perlokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 7 kutipan. Kata Kunci: Analisis, Cerpen Si Malanca, Tindak Tutur
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAPPERILAKU PENYIMPANAN DAN PEMUSNAHAN OBAT DI RUMAH  PADA MASYARAKAT DESA MATARAMKABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2025: The Effect Of Knowledge And Attitudes On The Behavior Of Storing As Well As Destroying Drugs At Home In The Community Mataram Village, Pringsewu Regency In 2025 Handayani, Kartika; Nopiyansyah; Muslihah, Nur Nisa'i
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/rq7ttf49

Abstract

Tingginya tingkat konsumsi dan penyimpanan obat di rumah yang tidak disertai pemahaman yang memadai mengenai cara penyimpanan dan pemusnahan obat yang benar merupakan latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penyimpanan dan pemusnahan obat di rumah pada masyarakat Desa Mataram, Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 179 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah divalidasi, dan data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda (uji t) diolah menggunakan SPSS versi 27. Hasil dari analisis univariat, karakteristik responden dominan berjenis kelamin perempuan presentase 76,5%, usia 26-35 tahun presentase 26,8%, pendidikan terakhir SMA presentase 27,4%, dan responden yang aktif bekerja presentase 54,2%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan mengenai penyimpanan obat sebesar (64,8%) dan pemusnahan obat sebesar (53,6%), sikap terhadap penyimpanan obat sebesar (52,5%) dan pemusnahan obat sebesar (60,9%), perilaku penyimpanan obat sebesar (54,2%) dan pemusnahan obat sebesar (62,0%). Berdasarkan analisis bivariat dengan uji regresi linier berganda (uji t) didapatkan bahwa variabel bebas pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh terhadap variabel terikat perilaku penyimpanan dan pemusnahan obat yang ditandai dengan nilai P-Value < 0,05. Pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku penyimpanan obat dengan nilai (t = 3,567; p < 0,05) dan pemusnahan obat (t = 17,632; p < 0,05). Sikap juga berpengaruh terhadap perilaku penyimpanan obat dengan nilai (t = 4,467; p < 0,05) dan pemusnahan obat (t = 17,555; p < 0,05).