Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MENDUKUNG KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI BENCANA: LITERATURE REVIEW Anggi Cahya Utari; Dwita Winanda Viniatrisa
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v3i3.4181

Abstract

Mendukung kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana adalah upaya sistematis dan terstruktur untuk memastikan bahwa perawat memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang diperlukan untuk merespons berbagai jenis bencana secara efektif. Ini melibatkan penyediaan pelatihan yang komprehensif, simulasi rutin, akses ke fasilitas dan infrastruktur yang memadai, serta pengembangan efikasi diri perawat. Dari latar belakang tersebut membuat peneliti tertarik untuk membahas faktor apa saja yangmendukung kesiapsiagaan perawat menghadapi bencana. Dalam studi ini, lima faktor utama yang terbukti berpengaruh pada peningkatan kesiapsiagaan perawat diulas, yaitu: lama bekerja, pengetahuan, pelatihan simulasi kebencanaan, serta ketersediaan fasilitas dan infrastruktur. Keempat faktor ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi perawat, khususnya dalam pengembangan pelayanan profesional untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Berdasarkan telaah yang dilakukan, direkomendasikan bahwa perawat perlu terus memperbarui ilmu mereka melalui pelatihan bencana. Dengan demikian, diharapkan perawat tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga efikasi diri, terutama dalam penanggulangan bencana.
Medication Management At Gunung Tinggi Health Center, Medan City Nazua Nabila; Rista Wahyuni; Rosi Ani Riski; Citra Rahmi Bahar; Anggi Cahya Utari; Indah Doanita Hasibuan
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medication management at the Gunung Tinggi Community Health Center is an important aspect in providing health services. The aim of this study was to evaluate the drug management process from planning to disposal. The research method used was descriptive and qualitative with in-depth interviews with community health center managers, pharmacy staff and pharmacist leaders. The results of the study show that although there are several obstacles in the procurement and distribution of medicines, the management of medicines at the Gunung Tinggi Community Health Center has been carried out in accordance with applicable standard operating procedures (SOP). Management systems need to be improved to ensure optimal access to medicines.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pemanen Buah Kelapa Sawit Di Perkebunan Pt.Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal: Factors Related to Work Fatigue in Oil Palm Fruit Harvesters at the PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal Plantation Anggi Cahya Utari; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10206

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah kesehatan yang serius bagi pemanen kelapa sawit karena dapat menurunkan efisiensi kerja, meningkatkan risiko kecelakaan, dan berdampak negatif terhadap produktivitas. Pemanen kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama menghadapi berbagai tantangan fisik seperti mengangkat tandan buah sawit yang mencapai 25-30 kg, melakukan gerakan berulang, dan bekerja dalam kondisi cuaca ekstrem dengan target produksi 2-3 ton per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di perkebunan PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal, khususnya hubungan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pemanen buah kelapa sawit yang bekerja di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal berjumlah 180 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Lemeshow. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2025 di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti memiliki hubungan positif dengan kelelahan kerja. Variabel umur menunjukkan hubungan sangat kuat dengan koefisien korelasi (r) = 0,003 dan p-value = 0,977. Beban kerja memiliki hubungan positif dengan r = 0,028 dan p-value = 0,781. Status gizi menunjukkan hubungan kuat dan positif dengan r = 0,044 dan p-value = 0,661. Masa kerja memiliki hubungan sangat kuat dan positif dengan r = 0,024 dan p-value = 0,807. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal.